Kamis, 19 Mei 2011

coretan-ayik

Kamis, 19 Mei 2011
Dulu saat maen internet bareng ayik (kakak juelek), iseng iseng tuh nyari di gugel nama panggiilan kita. Nulis ’rahma’ dan ’ayik’. Tau kan pastinya kalo search namaku keluarnya apa -_______-” gitu deeh... dan saat aku search ’ayik’, list pertamanya itu sebuah blog (http://www.coretan-ayik.blogspot.com) yang lumayan cute desainnya. Setelah itu aku buka lagi.*penasaran, ini blog postingannya dikit tapi kok pengunjungnya udah puluhan ribu, ya?? Dan...aku nyoba baca satu postingannya. Yang agak ’narik’ minat itu judulnya ’jika belum siap, cintai ia dalam diam’ (Haduh maaf ya, saya juga lagi ngalamin, soalnya #hayo-hayo mengenang eSDe nih hahahaha -____- *dasar anak labil). Dan setelah baca postingan itu, subhanallah... kata-katanya ’dapet’ banget, dan postingannya lainnya juga bermutu, huhuhu ga kaya postingan saya yang nyampah, haha. Ok kak ayik, saya ijin postingannya saya tempel di blog saya, ya??? Boleh kaaaannn *__* Ok. Ini ni postingannya...

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam, karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya. Kau ingin memuliakan dia dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang. Kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya. Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu, menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu. Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya. Karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah Allah SWT pilihkan untukmu.

Ingkatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali? Yang saling memendam apa yang mereka rasakan, tapi akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci.

Karena dalam diammu tersimpan kekuatan, kekuatan harapan, hingga mungkin saja Allah akan memuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata. Bukankah Allah takkan pernah memutuskan hamba yang berharap padanya? Dan jika memang ’cinta dalam diammu’ itu tidak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkanlah ia tetap diam...

Jika dia memang bukan milikmu, toh Allah melalui waktu akan menghapus ’cinta dalam diammu’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah dari orang yang tepat... biarkan cinta dalam diammu itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik Hatimu.

3 komentar:

  1. baaaaaaaaaguuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssssssssssssss, setuju setuju Mama ^^

    by : frodi far

    BalasHapus
  2. waaaaa bagus ma. thanks infonya :))

    BalasHapus
  3. @fathin: hahahaha iyo ttahh -.-
    @mb hesti: iyaaa *tp btw info ap mb? lohhh haha

    BalasHapus

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014