Minggu, 27 Februari 2011

Song!

Minggu, 27 Februari 2011
Hari yang penuh gejolak batin tiba. Anak kelas regular dan SBI Semesteraaan!!!!

Taukah apa derita anak aksel? Yap. Di sekolah sampai sore sendirian *dalam konteks berlebay-an*.
”Buuu masa masih ada jam tambahaaann,” si Risya dengan gaya yang membikin mual merayu bu Harmin.
”Ya harus itu, malah rencana di tambah,” bercanda ini maksudnya.
Si Risya hanya merengut.
Oke. Jam tambahan memang cuma sampe jam empat. Tapi ya gimanaaa.... yang lain pulang jam sepuluhan, kita di sekolah sampe sore, T.T. apalagi ga ada bel khusus buat kita, jadi harus sering-sering ngeliatin jam. (jujur, jam di kelas busuk, mati, hehhe). Dan bel ini juga ga ada pas kita semesteran. Huhuhu.
Lagi, biasanya kantin sekolah pada tutup dini. Huaaa.... jahatnyo.... dan kalau semua pada libur, yang kita masuk, kantin selalu tutup. Terpaksa harus bawa makanan dari rumah kalau tak mau terancam kelaparan di kelas.

Ehm. Kembali ke cerita awal.
Suatu hari yang panas, tiba-tiba di speaker kelas diputar lagu yang memang dulu masih in. I’m Yours nya Jason Mraz.
Well open up your mind and sing with me aaa one big family... blablabla.
Semua keasyikan.
Akhirnya ada hiburan juga di tengah sekolah yang sepi ini! Live music!
“Waaa fasilitas yang khusus buat kita,” si Sintin bahagia. Si Risya mondar-mandir sambil ikut nyanyi.

Habis lagu itu selesai, ada lagu sempurnya-nya Andra and the Back Bone. Habis itu ada satu lagu lagi tapi lupa. Setelah selesai lagu ke tiga, kembali ke I’m Yours, terus Andra lagi, begitu seterusnya.

”Hooi... playist nya ganti doongg,” mulai muak. Hahaha
”Apaan ni, apa ga ada lagu lainnya?” siapaaa gitu ngeluh.
Sampai berkali kali tiga lagu itu meraung di kelas, bosen, akhirnya speakernya di matiin.
”Lebih enak gini,”

Akhirnya, suasana kembali normal seperti sedia kala. xo

Jumat, 18 Februari 2011

(copas) SNMPTN Jalur Undangan??

Jumat, 18 Februari 2011
Untuk tahun akademik 2011/2012, calon-calon mahasiswa yang secara akademik berpotensi tinggi dan akan mendapatkan ijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas pada tahun 2011 (tahun ijazah 2011) diundang untuk menempuh studi di Institut Teknologi Bandung melalui SNMPTN 2011 – Jalur Undangan. Calon mahasiswa dapat memilih fakultas/sekolah yang dikelompokkan berdasarkan latar belakang materi belajar calon mahasiswa sebagai berikut:

A. Kelompok IPA

1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
2. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
3. Sekolah Farmasi (SF)
4. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
5. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
6. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
7. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
8. Fakultas Teknologi Industri (FTI)
9. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
10. Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)

Fakultas/sekolah dari kelompok ini dapat dipilih oleh calon mahasiswa yang berasal dari SMA IPA.

B. Kelompok IPS
1. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
FSRD dapat dipilih oleh calon mahasiswa yang berasal dari SMA IPA, SMA IPS atau SMK dan sekolah yang sederajat.
2. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
SBM dapat dipilih oleh calon mahasiswa yang berasal dari SMA IPA atau SMA IPS.
Ketentuan yang berlaku bagi calon peserta SNMPTN 2011 - Jalur Undangan, adalah sebagai berikut :

SNMPTN 2011 - Jalur Undangan ialah mekanisme seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik tanpa ujian tertulis/keterampilan.
SNMPTN 2011 - Jalur Undangan tidak termasuk jalur penelusuran minat dan bakat.
Peserta SNMPTN 2011 - Jalur Undangan adalah SMA/MA/SMK Negeri maupun Swasta.
SLTA peserta SNMPTN 2011 - Jalur Undangan harus terakreditasi A,B, C oleh BAN-SM dan/atau terdaftar pada database SNMPTN 2010.
SLTA peserta SNMPTN 2011 - Jalur Undangan mengirimkan siswa pelamar terbaiknya untuk diseleksi menjadi calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri yang diminati.
Persyaratan Umum Peserta SNMPTN 2011 - Jalur Undangan :
Warga Negara Indonesia
Siswa Pelamar merupakan siswa yang duduk di kelas 12 dengan prestasi akademik konsisten.
Lulus Ujian Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SLTA atau yang setara tahun 2011
Ketentuan Peringkat Siswa Pelamar di Kelas, di SLTA asal yang diperkenankan melamar ke SNMPTN 2011 – Jalur Undangan :
Akreditasi A (Aksel) : 100% terbaik di kelas
Akreditasi A (RSBI/Unggulan) : 75% terbaik di kelas
Akreditasi A (reguler) : 50% terbaik di kelas
Akreditasi B (reguler) : 25% terbaik di kelas
Akreditasi C (reguler) : 10% terbaik di kelas
Memiliki prestasi akademik konsisten di SLTA asalnya dari semester 1 s.d. 5 sesuai dengan ketentuan di atas, dibuktikan dengan rekomendasi dari Kepala Sekolah
Bersedia melunasi biaya pendaftaran SNMPTN 2011 - Jalur Undangan, sebesar Rp. 175.000,-


Persyaratan akademik yang harus dipenuhi meliputi hal-hal berikut:

1) Tidak buta warna total maupun parsial, yang dibuktikan dengan surat keterangan pemeriksaan oleh dokter spesialis mata, bagi calon mahasiswa yang memilih SF, SITH, FTTM, atau FSRD.

2) Tidak buta warna total, yang dibuktikan dengan surat keterangan pemeriksaan oleh dokter spesialis mata, bagi calon mahasiswa yang memilih FITB.

3) Tidak buta warna total maupun parsial, yang dibuktikan dengan surat keterangan pemeriksaan oleh dokter spesialis mata, bagi calon mahasiswa yang nantinya akan memilih Program Studi Kimia (FMIPA), Program Studi Teknik Kimia (FTI), atau Program Studi Teknik Lingkungan (FTSL). Perlu digaris-bawahi bahwa persyaratan ini tidak muncul sebagai persyaratan pendaftaran melalui Panitia Pusat SNMPTN 2011 - Jalur Undangan karena ITB menerima mahasiswa baru tidak berdasarkan program studi tetapi berdasarkan fakultas/sekolah.

4) Bagi peserta seleksi yang dinyatakan lulus, wajib mengikuti kegiatan Program Matrikulasi secara penuh, pada bulan Juni dan Juli 2011.--->Bridging niiihhhh

5) Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus diminta hadir sendiri (tidak dapat diwakilkan) untuk melaksanakan Pendaftaran Program Matrikulasi, pada tanggal 31 Mei – 1 Juni 2011. Calon mahasiswa yang tidak hadir pada waktu tersebut, dianggap membatalkan kelulusannya di ITB dari SNMPTN 2011 - Jalur Undangan.

6) Kegiatan Program Matrikulasi bagi peserta SNMPTN 2011 - Jalur Undangan, akan dimulai sejak pelaksanaan pendaftaran peserta, tanggal 31 Mei s.d. 22 Juli 2011.

7) Program Matrikulasi akan berisi perkuliahan yang berfungsi sebagai sarana Adaptasi, Pemetaan Potensi, Pembekalan Calon Mahasiswa, Pembinaan Karakter, Pengenalan Lingkungan Kampus, dan Penyetaraan Kemampuan Akademik bagi calon mahasiswa sebelum memulai kegiatan perkuliahan di ITB.


Ketentuan Pembiayaan
Sebagaimana dimaklumi, penyelenggaraan program pendidikan memerlukan pembiayaan yang memadai. ITB berkewajiban untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi dalam bidang studinya masing-masing, oleh karena itu diperlukan sumberdaya dan proses pembelajaran yang juga berkualitas tinggi. Satuan pembiayaan (unit cost) menjadi dasar perhitungan pembiayaan penyelenggaraan program pendidikan. Berdasarkan perhitungan, satuan pembiayaan pendidikan di ITB rata-rata Rp 27 juta/mahasiswa/tahun. Artinya bila seorang mahasiswa lulus tepat waktu (4 tahun) diperlukan biaya sebesar Rp 108 juta per mahasiswa. Berikut ini adalah ketentuan pembiayaan yang perlu diperhatikan:

1) Biaya pendidikan terdiri atas komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayar di Muka (BPPM) yang di bayar sekali dan komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan per Semester(BPPS) yang dibayar setiap awal semester.

2) Untuk tahun 2011 BPPM ditetapkan Rp 55.000.000,- per mahasiswa dan BPPS Rp 5.000.000,- per mahasiswa per semester. Khusus untuk calon mahasiswa yang diterima di SBM, BPPM ditetapkan Rp 80.000.000,- dan biaya SKS sebesar Rp 750.000 per SKS atau BPPS nominal sebesar 18 SKS x Rp. 750.000,- per SKS = Rp. 13.500.000,-.

3) Subsidi 100% baik BPPM maupun BPPS diberikan kepada mahasiswa baru yang berasal dari keluarga golongan ekonomi lemah dengan penghasilan keluarga yang tidak memungkinkan membiayai studi anggota keluarganya di perguruan tinggi. Sesuai dengan ketentuan pemerintah, ITB mempersiapkan subsidi 100% ini bagi minimum 20% mahasiswa yang akan diterima, yakni untuk lebih dari 600 mahasiswa baru, termasuk untuk mahasiswa baru SBM.

4) Orang tua yang memerlukan bantuan untuk pembiayaan putra/putrinya atau penanggung jawab pembiayaan calon mahasiswa yang diterima di fakultas/sekolah bukan SBM, dapat mengajukan permohonan subsidi untuk pembayaran BPPM yang akan dipertimbangkan sesuai dengan bukti-bukti yang menunjukkan kemampuan ekonomi orang tua. Besarnya subsidi akan bervariasi: 25%, 50%, atau 75%. ---> Ga Mutlak kita harus bayar 55 jeti

5) Semua calon mahasiswa yang mendaftar pada SNMPTN 2011 - Jalur Undangan harus mengisi dan menyerahkan Formulir Kesediaan Pembayaran BPPM ITB 2011 yang di dalamnya termasuk permohonan subsidi, paling lambat pada hari Jumat, 18 Maret 2011, pukul 15.30 WIB.
§ Formulir Kesediaan Pembayaran BPPM ITB 2011 dapat diunduh di alamat http://www.itb.ac.id/usm-itb/form-bpm-2011.pdf
§ Formulir Kesediaan Pembayaran BPPM ITB 2011 yang telah diisi lengkap dikirimkan melalui kantor pos/faksimili/e-mail atau diserahkan sendiri ke alamat :
Loket Direktorat Pendidikan ITB
Gd. CCAR ITB lt. 1
Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116
Telp.: 022-2508519, 022-4254016
Faks.: 022-2508519
E-mail: usmitb@pusat.itb.ac.id
§ Peserta yang tidak menyerahkan Formulir Kesediaan Pembayaran BPPM ITB 2011 pada tanggal yang telah ditetapkan, secara otomatis dianggap membatalkan keikut-sertaannya pada SNMPTN 2011 - Jalur Undangan. Peserta dapat memeriksa status pengiriman Formulir Kesediaan Pembayaran BPPM ITB 2011 di alamat http://snmptn.akademik.itb.ac.id.

6) Di samping BPPM dan BPPS, calon mahasiswa yang diterima melalui SNMPTN 2011 - Jalur Undangan, akan diwajibkan untuk membayar biaya pelaksanaan Program Matrikulasi dan biaya pendaftaran Mahasiswa Baru yang besarnya akan ditentukan kemudian. Namun bagi calon mahasiswa peserta SNMPTN 2011 - Jalur Undangan yang menerima subsidi BPPM dan BPPS sebesar 100%, akan dibebaskan dari kewajiban membayar biaya pelaksanaan Program Matrikulasi dan biaya Pendaftaran Mahasiswa Baru.

7) Khusus bagi peserta program Kemitraan Nusantara (KN-ITB 2011), dipersilahkan untuk menghubungi Person In Charge (PIC) di masing-masing Perusahaan Mitra ITB/Pemerintah Daerah yang mensponsori calon mahasiswa yang bersangkutan. Bagi peserta program KN-ITB 2011, besar BPPM yang harus dibayar adalah Rp. 65.000.000,- untuk peserta yang diterima di fakultas/sekolah bukan SBM atau Rp. 80.000.000,- untuk peserta yang diterima di SBM.

8) Bagi calon mahasiswa yang sejak awal hanya berminat untuk memilih Program Studi Astronomi (FMIPA), Program Studi Meteorologi (FITB), dan/atau Program Studi Oseanografi (FITB) dapat mengajukan permohonan Beasiswa Minat berupa subsidi 100% BPPM. Untuk itu pemohon harus menyerahkan Formulir Pilihan Program Studi ITB yang dapat diunduh dari situs http://www.itb.ac.id/usm-itb/form-prodi-2011.pdf paling lambat hari Jumat, 18 Maret 2011, pukul 15.30 WIB. Formulir yang telah diisi lengkap dikirimkan melalui kantor pos, faksimili, e-mail, atau diserahkan sendiri ke alamat:
Loket Direktorat Pendidikan ITB
Gd. CCAR ITB lt. 1
Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116
Telp.: 022-2508519, 022-4254016
Faks.: 022-2508519
E-mail: usmitb@pusat.itb.ac.id


Sudah Jelas kahh??? Info ini copas langsung dari web resminya ITB: http://www.itb.ac.id/usm-itb/itb-undangan.htm kalo mau ngecek lagi, sookk atuuuhh

Bidik Misi Telat Turun!!! T.T

Ini sebenarnya bukan kisah saya, tapi kisah teman-teman saya...

dimulai dari hari itu... (Halaaah)
"Hoi, sekarang bidik misi ngga dikasih langsung, tapi per bulan," si Nadiyatur ngabarin ke Reni. Kebetulan sohib dekat saya dua-duanya anak Bidik Misi semua. Nah, jadi walo saya bukan anak Bidik, tau lah dikit-dikit tentang Bidik Misi. 
"Waaa, ga enak, malah enakan kalo dapat enam bulan sekali, bisa langsung lari ke mana-manaa," itulah beberapa alasan anak bidik yang tiba-tiba punya barang 'wah'. mereka dulu langsung dapat 4,2 juta (yang ga ikut bridging) dan pada lari ke BEC beli BB lah, leptop lah... yaaa gaya anak mude sekarang, hohoho (gaya abah-abah betawi, xixixi), jadi jangan suudzon dulu yei, *huhuhu, kayak saya dulu, kebanyakan suudzon

Ehm, kembali ke topik permasalahan.

HOI HOI HOIIIII
Uang Bidik Misi Telat turuuuuuunnnn!!!!!
Teman-teman anak bidik yang ngekos pada protes, haaa, kantong kempes banyak utang dan hampir sekarat (mode lebai: on). Inget cerita si Temen yang dulu tiap hari ke LK (lembaga kemahasiswaan) yang ada di  CC Barat tiap hari nanyain Dana Bidik Misi kapan turun, hahaha, si petugas sampe gerah karena si Temen keseringan sana , dengan pertanyaan yang sama dan selalu dapat jawaban yang sama pula, lalu si petugas kegerahan, dan si Temen dapat voucher makan gratis di kantin Borju, hhaaaa...

Ini cerita si Nadiyatur pas ada SMS berita bidik misi buat kumpul di CCB. Katanya suruh konfirm ke LK buat keterlambatan dana bidik misi, tapi pas ke sana, malah petugasnya bilang dia ngga tau apa-apa. padahal CCB uda penuh sama anak Bidik yang mengerang pengen dana turun, eh.. ternyata kumpul di sana cuma isu. sediihh..

Inget pas ketemu anak bidik di jalan, pasti tujuannya LK melulu, haaa, 
"Mau ke mana?" (mode translate dari bhs jawa) si Nadiyatur nanyain teman saya dari Kediri.
"Mau ke LK,"
si Nadiyatur ketawa.
Saya yang agak ga denger si temen ngomong apa, terus tanya ke Nadiyatur, "Ke mana tadi, Nad?"
Dia cekikian sambil jawab, "Ke LK buat doa bersama agar bidik misi cepat turun,"

Hahhaaaaa apa sampai segitunya??

Ini doa bersama...

Ayo laah... Bidik Misi cepatlah turun, saya ikut prihatin, T.T

Saya tak bisa lihat Meteor Shower T.T

--Maap dulu, saya dulu pengen posting ini tapi lupa naruh di folder mana, jadinya terbengkalai, hahaha. Dari pada ga diposting mubadzir, mending saya posting sekarang ;)

Selasa, 14 Desember 2010

Sebenarnya hari ini ada meteor shower, geminids, yang puncaknya jam 2 malam tadi.

Sumpah, tadi nyetel alarm jam satu lebih 45, bangun, lihat langit, terus nahajut.

Pas lihat keluar..

Jeng jeng jeng jengggg……..

Kenapa langit Bandung cerah sekali??? T.T aku bahkan tak bisa melihat bintang satupun. Hiks. Ini lah dilemma hidup di kota metropolitan.

Padahal menurut jadwal, si Geminids ini adalah meteor paling baik di sepanjang tahun 2010. huaa….

Sekedar info. Hujan meteor Geminids itu internsitasnya mencapai 50 meteor per jam dengan kecepatan rata-rata 22 mil per detik. Pengen nonton… T.T padahal ini jadwal hujan meteor yang terakhir di tahun ini.

Ada juga hujan-hujan meteor yang lain yang rutin ada tiap tahun. Ada Leonids, terus Orionids juga. Nah, taon 2002, ini aku inget banget nih, aku baca boleh tahu nya di BOBO, aka nada hujan meteor yang menajubkan. Itu bukan hujan meteor, tapi badai meteor, yang dulu jadwalnya si Leonids keluar. Si badai ini membuat langit kita terang karena setiap jam ada ribuan meteor yang lewat bumi. Uaaaaa…sayangnya, badai ini terjadi tiap 33 tahun sekali. Jadi nunggu dulu sampai taon 2035, T.T

Menilik Kampus baru di Jatinangor (^_^)v

Minggu, 13 Februari 2011

Hari ini hari ke dua aku di Jatinangor. Sebenarnya jam enam pagi tadi rencana mau pulang ke Bandung, tapi apadaya, rasa malas sudah bersarang, hehe.

Jadinya, habis mandi, aku dan kakak jalan-jalan deh ke PaUnd atawa Pasar Unpad. Ya bentuknya sih kayak pasar dadakan Gazibu. Letaknya dari gerbang samping Unpad sampe gerbang utama Unpad.

Oiya. Postingan kemarin cuma iseng, kali ini saya mau cerita.

Pas datang kemarin, di Unpad sempet jalan-jalan bentar. “Ini kampus apa alun-alun, gede banget (dibanding ITB, hahaha),”.

Kampus Unpad itu gedeeeee banget dan lapaaang banget. Kalo di ITB banyak mahasiswa keluyuran, di Unpad cenderung sepi (karena hari libur, hehe). Sudah, jangan dibandingin, hoeee....

Ehm. Kembali ke cerita hari ini.

PaUnd ada cuma hari Minggu. Harganya malah lebih murah dari pasar Gazibu lo, kalo sebelum nawar. Harga setelah nawar sama aja, hahaa. Jadi ngga bahaya buat yang kurang bisa nawar –like kakak.

Pas mau ke PaUnd, ngelewatin UNWIM, (mampir bentar) yang katanya –bukan katanya lagi– mau jadi kampus kedua ITB (T.T). Padahal kan selama ini aku sama Nadiyatur cinta mati sama ITB karena kampusnya cuma satu. Banyak enaknya, kayak pas saya ceritain di presentasi keberapa, lupa.

*Fles bekk
”Di ITB kampusnya cuma satu, jadi enak...”
Adek-adeknya diem
”Bisa ketemu sama temen-temen beda fakultas,”
”Cieeeeeeeeeeee”
”Bisa....ketemu...kakak .. angkatan...”
”Cieeeehhhhhh”
”Halaaah, opo to deeeeekkk,”
*Hahaha, Fles bek ra penting :f

Ehm, dilihat dari maketnya nih: kampusnya gede banget, huhuhu. Di sini masih dalam tahap pembangunan dan renovasi. Rencananya di sini nanti buat mahasiswa TPB (Tahap Paling Bahagia—hahaha) dan SITH (katanya, ini. Dulu isu kalo STEI yang dipindah kayaknya salah). Terus pas baca maketnya, samar-samar inget *ngga dicatet, hiks*, pokoknya mahasiswa S1 yang nantinya bidang lingkungan (like: Teknik Lingkungan, Teknik Kimia, Biologi, etc), terus pembangunan (like: Teknik sipil) mau dipindah ke Jatinangor (OMG! :mj). Teriak-teriak, ga berharap pas tahunku nanti dipindah ke sana.

“Hahaha... ke Jatinangor,” si kakak ngetawain melulu ketika aku melihat ada prodi Teknik Lingkungan yang kecetak.
“Ojo laaahh,” bukannya ga mau lebih deket ma kakak, tapi kan taon ini dia mau ikut SNMPTN lagi, kalo dia pindah, aku sama siapa? (merana :c). Lagian males banget nggotong-gotong barang yang bejibun di kosan, huhuhu.
“Hayooohh... hiburane kene mung Jatos, hahahaa,” Jatos adalah satu-satunya mall di sana, Jatinangor Town Square. Harga bioskopnya sumpah murah! 10 ribu hari biasa, 15 ribu hari Sabtu-Minggu.

Di ITB Jatinangor nanti rencananya juga dibangun asrama, loh. Bukan hanya buat S1 ajah, tapi S2 dan S3 juga. Yang S1 si kemarin baca *ingatan samar-samar, bukan kebenaran mutlak* mau dibikin 5 lantai, yang S2 S3 jadi satu, dibuat 4 lantai.

Oiyaaa… satu lagi satu lagi satu lagiiiii….

Kata kakak *setengah tak percaya*, selepas ada program diploma metrologi, mau ada diploma teknik elektro looo.

Terus di kampus ini juga diperuntukkan buat prodi-prodi baru. Misalnya FTSL buka Teknik (ada kata-kata) Sanitasi sama satu prodi lagi, lupa, terus SITH buka prodi bioengineering, naaahh... berkaitan sama lingkungan semua, T.T, di Jatinangor emang lahannya gede en memadai buat riset tentang lingkungan.  Teknik lingkungan pas aku jangan di pindah ke sana dung, :c

Ehm—kembali ke cerita PaUnd. Di sini kakak beli sesuatu, begitu pula saya, juga membeli sesuatu.Nyobain lontong kari (kata kakak, itu lontong kari terenak yang pernah dia makan sebelumnya), dan pulang ke kosan.

Nyampe kosan malah tidur, hahaaa.

Bangun tidur terus habis itu kakak nganter aku nyegat DAMRI di halte dekat kampus Unpad. Kali ini kebagian bis AC yang lumayan padet. Anehnya, ngga ada kondekturnya, jadi mbayar langsung ke supir. Aneeh.. :f

Pengen ke Jatinangor lagi, tapi bukan buat tinggal ke sana, hehehe, (^_^)v

Sabtu, 12 Februari 2011

Aku ke Jatinangoooorr!!!

Sabtu, 12 Februari 2011
Sabtu, 12 Februari 2011

Hoyeeeee hari ini saya ke kosan kakak... ^ ^

baru pertama kali saya pergi jauh sendirian tanpa teman. pertama naik panghegar di depan kosan, trus tturun di dipati ukur, trus naek Damri. nah, naek yang ekonomi, haha, biayanya 3500 perorang. yang ngamen cuma satu, yang ngasong cuma banyak, xixixi. hemm.. perjalanan sekitar satu setengah jam dan ngga kerasa.

disini tadi si mampir ke kosan terus cari makan di Jatos alias Jatianagor Town Square, terus sekarang lagi ngobrol sama kakak dan bikin kopi, :P

sudaaaahhh

danus danus DANUS!!!

Hooaaaaaaaaaa...... (maap dalam rangka posting telat)

Minggu, 6 Februari 2011
Hari ini ada agenda GFTSL yang baru: DANUS!
"Donat Donat, satu dua ribu, dua tiga ribuuuu"

Selalu paranoid sama kata danus, T.T

Hari ini GFTSL ngadain danus karena ada kejadian defisit keuangan (halah) karena habis buat dana buletin. Hum kita mulai saja ceritanya.

Sri pesen donat sepuluh kotak. yang Ikhwan yang bersedia ngedanus itu Yudha, Imron, Faishal, Zaki, Gelfi, Budi. Yang akhwat itu Saya, Nad, Sri, Epi, Tri, sama Haifa. saya sama Nad ijin telat karena ada acara ari pagi dulu. oiya, danus kali ini ada di Car Free Day di sepanjang jalan depan Boromeus, haha. mulai jam 7, saya datang jam 8. 

Danus yang menenangkan. tiap ada yang beli, buaaahhh bahagia kali ni hati. baru pertama kali jualan di khalayak umum (ceilah bahasanyaaa). Ketemu sama gajah Mesin yang cuteee banget, sempet foto sama dia, hahah. gemes, pengen nendang pantatnya xo.

Kisah menyedihkan datang ketika semua kecuali saya, Haifa, dan Nad ngga ikut mereka-mereka tadi yang ngedanus ke STKS Dago buat opening gamais mentoring. kami yang melanjutkan danus. yang makin menyedihkan adalah saat Nad juga pulang karena sakit perut. tinggal saya sama Haifa. emang donat tinggal 2 kotak, tapi carfreeday hanmpir bubar karena uda setengah sepuluh.

bingung entah mau ngapain, kita pergi ke bonbin buat njual tu donat. dan di tengah jalan tiba-tiba ada orang yang manggil. Haifa semangat, kirain mau beli.

"Mbak, ITB kan?"
"Iya,"
"Kalau reuni anak mesin dimana ya?" ini juga ada acara MFest (mesin festival) dari tanggal 4 kemarin.
"Wah, kurang tau, pak, masuk aja,"
"itu jualan apa mbak?"
"danus buat unit, pak," Haifa njawab.
si bapak malah bilang gini,"ITB emang ngga ada beasiswa?" si bapak ngeloyor prgi. shitt.. apa apaan itu? penghinaan T.T

Ngelanjutin perjalanan ke bonbin..

"Donat donaaaaat..."
krikkkkkkk

Dicuekin T.T 

kalah sama bapak-bapak yang jual kacang, "kacang kacang, acang buat ngelempar monyeeet," :f
"Donat kacaaanggg dimakan sendiriiiii," Haifa ngga mau kalah.

sekitar satu jaman ngetem di bonbin, tak ada satupun yang beli, T.T, akhirnya saya bawa ke kosan, dan alhamdulillah laku dan habis, hahaha.

SAYA NDAK MAU DANUS LAGIIIII T.T

Donor Darah, Kenapa enggak?

 Hoi hoi oi... ada yang uda pernah donor darah beluuum???

Mau pamer, kemarin, 11 Februari 2011, saya melakukan donor darah di masjid Salman tercinta, hehe. ini sebenarnya kali kedua saya daptar jadi peserta donor darah, pas pertama dulu itu, saya ditolak karena  Hb saya kurang dikit, T.T. dulu itu kadarnya 11,8 padahal target minimal 12, hehe. 

kenapa kepikiran donor? 

dulu sih karna diajak sama si Cholid en Dafi, terus ternyata saya gagal di tahap Hb, Cholid gagal di tahap penimbangan hahaha, si Dafi gagal di tahap terakhir, karena ternyata dia belum bleh donor lagi. 
sekarang pengen donor karena hati saya tergerak, ceileeeh...

eh, donor darah ada manfaatnya loo, ini dia...(tk fr:http://www.mig33indo.com/thread-5792.html)

1. Mengetahui Golongan Darah Tanpa di Pungut Biaya (udah tau sih saya AB rhesus +)
2.Secara teratur memeriksakan kesehatan (tiap kali menjadi donor/tiap 3 bulan sekali) meliputi : tekanan darah, nadi, suhu, tinggi badan, berat badan, hemoglobine, penyakit dalam, penyakit hepatitis A dan C, Penyakit HIV/AIDS
3. Mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh
4. Pendonor yang secara teratur mendonorkan darah (setiap 3 Bulan) akan menurunkan Resiko Terkena penyakit Jantung terutama pada laki-laki sebesar 30% (British Journal Heart) seperti serangan jantung koroner dan stroke karena memungkinkan terjadinya pergantian sel darah baru. Badan merasa sehat.
5. Nafsu makan bertambah Happy bisa jadi gemuk (jahaaat aku tidak berharap T.T)
6. Menanamkan jiwa sosial

Manfaat bagi penerima darah :
1. Sekali menjadi Donor dapat menolong/menyelamatkan 3 orang pasien yang berbeda.
2. Menyelamatkan jiwa seseorang secara langsung

hehehe.
pas duduk jadi donor, krik krik krik... lihat jarumnya.. krik krik krik... diameternya sekitar 2 milimeter.. krik krik krik... Sempet takut juga, terus gara gara ibunya pas mau nusukin jarum bilang bismillah, saya jadi tenang, fuhh...

horrayyyy donor pertama saya berhasil! >_<

oiya, ini syarat donor niyyy
1. Sehat hari ini
2. Tidak sedang berpuasa atao menstruasi
3. Hb minimal 12
4. Berat minimal 48 kg
5. Usia dari 17-60 tahun
6. Tidur minimal 5 jam, tidak begadang
7. Sudah makan (hehehe)
8. Minimal rentang waktu donor terakhir adalah 3 bulan


ayo ayo ayo... jadi pendonooor!! ^_^

Jumat, 04 Februari 2011

Ngomongin Jalur Masuk

Jumat, 04 Februari 2011
Hoi hoi hoi kalian semua. kali ini saya akan membahas sesuatu yang penting, hehehe. kelihatan ya kalo saya sering nyampah di blog.

kali ini saya mau ngomongin jalur masuk Universitas Negeri di Indonesia. nah. tahun ini tuh beda sama tahun tahun yang lalu, karena taun ini cukma ada satu jalur masuk, yaitu SNMPTN atawa Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri. ngga ada juga istilah PMDK lagi, tapi diganti sama SNMPTN undangan.

gimana kalo mau ngajuin beasiswa?

kalo itu, sebagian pake SNMPTN undangan, sebagian ngajuin pas uda keterima. 

Sok atuh simak dulu artikelnya, walo agak basi hehe. ini ngopi dari email Widya Kelana nih...

Kamis, 13 Januari 2011 | 15:20 WIB
TEMPO InteraktifBandung - Institut Teknologi Bandung menerapkan sistem baru penerimaan mahasiswa. Mulai tahun ini ITB menghapus jalur khusus seleksi mandiri. Sebagai gantinya, panitia seleksi nasional mengundang siswa pintar dari berbagai SMA se-Indonesia.

Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, dan Alumni ITB Hasanudin Zaenal Abidin mengatakan penerimaan mahasiswa baru sekitar 3.200-3.300 orang tahun ini terbagi dua. Pertama, 60 persen akan diterima lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan. Sisanya melalui jalur SNMPTN jalur ujian tertulis dan keterampilan.

Seleksi jalur undangan berdasarkan prestasi akademik siswa saja selama di SMA, tanpa tes masuk tertulis. Mekanismenya, kata Hasanudin, panitia SNMPTN akan mengundang siswa-siswa pintar di berbagai sekolah untuk masuk ITB. "Sekolah itu minimal harus berakreditasi B atau bermutu baik seperti sekolah internasional," ujarnya di Gedung Rektorat ITB, Kamis (13/1).

Setelah itu, sekolah akan mengirim data siswa pintar di sekolahnya. Namun kuota siswa dan syarat rankingnya per sekolah hingga kini belum jelas. Panitia seleksi kemudian mengirimkan data dan pilihan kuliah siswa itu ke ITB. "Panitia dari ITB nanti yang akan menyeleksi berdasarkan prestasi akademiknya," katanya.

Syarat seleksi akademik itu yang utama adalah nilai rapor dan hasil ujian nasional siswa. Syarat tambahan yang menjadi pertimbangan ITB di antaranya prestasi alumni dari sekolah tertentu selama kuliah di ITB.

Adapun jalur ujian tertulis dan keterampilan, sama seperti pelaksanaan SNMPTN sebelumnya. Menariknya, fakultas dan sekolah yang selama ini menerima mahasiswa dari jalur mandiri seperti Fakultas Seni Rupa dan Desain serta Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, nantinya juga harus berdasarkan hasil tes SNMPTN selain uji keterampilan seperti menggambar.

Menurut Hasanudin, kebijakan baru ITB ini mengacu Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 34 Tahun 2010.

ANWAR SISWADI



Terus, syarat pengen masuk lewat SNMPTN undangan itu, harus direkomendasikan dari sekolah, dengan syarat akademik siswa tsb masuk 25% peringkat teratas di kelas, begitu....


Kemarin sempet bingung karena ada refisi terus menerus di website ITB sendiri. pas presentasi aja, dari sekolah pertama sampe sekolah terakhir, isi materinya beda, hehehe. okai, just it. 

3 Kata Ajaib

Aku ingat lagu ini ketika pertama masuk ITB, pas INKM. mentorku muterin lagu ini. ngena banget..

Ada tiga kata yang sangat ajaib
Yang bisa mengubah hidup kita
Caranya mudah saja
Dengarkanlah dan ikuti aku


Yang pertama, katakan tolong
Setiap kau minta bantuan
Yang kedua, terima kasih
Saat ada yang datang membantu
Lalu ketiga, ucapkanlah maaf
Jika kau sakiti siapa pun

Katakan semua setulus hati
Dan keajaiban akan terjadi


Sederhana, tapi ngena, kan?

Cerita Kalkulator

Suatu ketika di tahun pertama, saya dan Ayik (kakak yg sangat juelek, hehe) duduk bareng. Di depan kami ada meja, didepan meja ada kursi yang diduduki oleh seseorang. Nah, dia, sebut dia X, mengajari kami sesuatu, hahaha.

Namanya cerita kalkulator…

Dia dapat itu dari kakak ceweknya.

Saya lupa gimana cara dia ngomong dulu, jadi mohon maaf kalo ada salah diksi, :b
“Begini,..”
Aku dan Ayik melihat kalkulator yang dipegang si X. Dia megangnya tetap, jadi aku dan Ayik ngeliatnya kalkulatornya kebalik.

“Ada 15 pencuri,” dia ngetik angka 15
“Ditangkap dua polisi,” lalu ngetik 2
“Yang duabelas ketangkap,” lalu ngetik 12
“Terus dimasukkan ke dalam satu kurungan,” dia ngetik 1.

Kami berdua masih diam.

”Terus, yang tiga mana?” sebelum ngetik angka 3, dia nekan tombol pembagi baru angka 3, lalu di tekan tanda sama dengan.
”Lolos deeeh...”

Huaaaa.....
Aku mau mengulangi lagi, huaahaahaahaa...

Aku dan Ayik berteriak kegirangan rebutan kalkulator buat nyobain cerita yang tadi, hehehe.

*152121:3=50707 dibaca kebalik: lolos

OPREK!

Huaaaaahhhh

Selama kurang lebih berpuluh puluh jam dan hari ngga nyentuh Blog, halah, akhirnya aku punya kesempatan juga njamah lagi, :O

Ehm. Saya kali ini mau cerita, tentang saya yang pengen juga ngerasain gimana sih jadi orang sibuk? Dan saya melakukannya.

Tau KENMI ngga? KENMI itu Konferensi Energi Nasional Mahasiswa Indonesia, yang insya Allah dekat-dekat ini mau dilaksanain. Nah, saya ikutan oprek nya nih.. 8)

Suatu hari, si Nadiya curhat sama saya. ”Ma, ikut oprek yuk, Kenmi, apaan sih tuh? Pengen ikut,”
Saya dengan bloonnya bilang,”Can me? Bisakah saya? Harusnya kan Can I?” bodooorrr…
”Kenmi, acaranya KM,”

Lhaa...

”Emang opreknya kapan?”
”Terakhir sih tanggal 24,” salah informasi, hahaha :b
”Sekarang tanggal berapa?”
”2..4..”

Haaaa.....

Ikut... ngga... ikut... ngga...

Saya memutuskan nggak akan ikut. Si Nadiya masih pengen. Cuek euuy..

Sampai tibalah saat itu...

Sebuah seleebaran disebar, halah, di kelas. Tulisannya guedhe, OPREK KENMI. Si Nad antusias, aku ikutan aja.

”Kalo kau ikut, aku juga,”
”Aku juga, kalo kau ikut, aku juga,”
Loh?

Akhirnya aku menuliskan nama di list dengan mencoba ikhlas. (semangat! :e), dengan ngisi pilihan Panitia Buku, Panitia Konferensi, terakhir Logistik. Lhaaahh... kok logistik? Perasaan dulu di WiKa jadi sie Logistik dan ngerasain gimana (walo sering gabut sih, haha :P tapi saya kerja kok, T.T beneran ngerasain gimana rasanya jadi sie logistik), ya sudah lah, karena pilihan yang lain ngga sreg, milih itu aja. Palingan juga keterima divisi ke satu kalo ngga divisi kedua. Kemungkinan kepilih yang ketiga amatlah sedikit, cieeehh

Bagaimana nasib si Nad? Dasar dia sangat tidak mau terpisahkan dengan saya, dia memilih divisi yang sama persis. Buahhahaa...

Hari Sabtu adalah hari penentuan Divisi mana kita masuk. Uli ternyata juga ikut OPREK KENMI.
”Rahma, uda tau masuk divisi mana? Besok ke CC Barat bareng ya,” si Uli berbincang dengan saya lewat SMS.
”Belum. Katanya hari ini, tapi belum ada kabar,”

Sesaat kemudiaaannn...

”Selamat, kamu bergabung dengan Divisi Logisitik,”
Jglaaaarrrrrr....
Gubrrraaaakkk...

Langsung teriak-teriak di Kosan ngga jelas sambil ketawa-tawa.
”Huoooiii kok dapat logistik sih? Huaaa..” hhaaaaa

Habis itu Uli SMS,
”Rahma dapat divisi apa? Aku logistik, takutnya nanti pas hari H ngga bisa datang, aku pengennya pembuatan buku padahal,”
”Sama Ul, aku juga logistik, hahaha,”

Habis itu si Nadia SMS juga.
“Ma, aku intuk Logistik, pean apa?”
Geeezzzz...

Bahkan untuk yang satu ini aku samasekali ngga terpisahkan dengan Nadiya. Ya Allah, Subhanallah...
“Aku yo logistik, haaa,”

Akhirnya, kami bertiga, aku, Nad, Uli, pagi-paginya di CCB ngehadirin pertemuan awal KENMI. Seru dah, dapat banyak teman baru, dan, pengalaman baru. Pembicaranya keren banget. Berapi-api. Jadi merinding hiks, huaa..

Pengenalan kadiv-kadiv nih, ternyata kadiv logistik itu kakak yang tadi sempet tanya, kak Lutfi. Dia dari penerbangan 2009. pas maju, kadiv suruh ngaasi quote. Dia bilang, “sedikit bicara, banyak bekerja,” yang dibilang quote paling keren, haahha. Jadi bangga sama logistik. Loh?

Pas kumpul per divisi, lah kok cowok semua? Pas dlihat, ceweknya cuma tiga, aku, Uli, dan Nad, yang kebetulan sama-sama pake kerudung, sama sama dari FTSL, sama-sama satu kelas, dan sama-sama kena pilihan ketiga, hahaha. Yang datang sekitar 13 orang. Yang 3 kakak senior, yang sepuluh ank 2010. 3 FTSL, 1 STEI, 2 FTTM, 4 FTI.

Hm. Ayo Rahma, kerja! Jangan GABUT! Huaa... tugas pertama malah kehalang waktu, hiks. Cari stempel, hummm.... aku harus nyaur yang lebih baik.

Aku bangga jadi divisi logistik, aku ikhlas, insya Allah...

KENMI mimimimimi...

Aaaaa....

Hahaha... jargon yang memaksa.
アイサ の ノート © 2014