Selasa, 19 Februari 2013

celoteh tentang IF- Monkey Majik

Selasa, 19 Februari 2013


shareeeee shareeee ini lagu super baguuuus >___<

entah kenapa pas habis ndenger lagu ini saya kayak habis nonton film drama-adventure-action-sad ending T__T

fiks, klik. saya sudah bikin liriknya tapi ancur ngga tau bener atau ngga -_-

ini harusnya rilis seminggu lagi, tapi uda ada di J-mp3.info atau search di hikarinoakari.blogspot.com, saya sudah download lagunya#gapenting

okeeee selamat watching :3

dan btw ini saya udah cari chord nya di http://rahma-di-sini.blogspot.com/2014/01/if-monkey-majik-chord.html :D

Sabtu, 16 Februari 2013

Memoar

Sabtu, 16 Februari 2013

Ah ya, sepertinya baru saja kemarin saya memegang ijazah SMP, menanggalkan baju putih rok biru tua dan menggantinya dengan baju putih rok biru muda. Canda-tawa masa SMP, mengenakan sepeda untuk pergi dan pulang sekolah, menulis diary, bangku-bangku kayu…. Dan aku sadar, itu sudah sekitar lima tahun yang lalu.

Ya, akhirnya aku masuk ke SMA favorit, mengenakan seragam abu-abu, dengan titel kelas khusus, rasanya aku bisa mengirup udara masa depan yang cukup cerah. Rasa-rasanya keinginan menjadi dokter serta arkeolog itu masih melekat. Saat-saat galau memilih jurusan dan univeristas, juga masih ingat. Masa-masa yang menurutku super labil dimana harus mencari jati diri, dan mungkin bertanya-tanya, siapa aku sebenarnya??? Sekarang aku sadar lagi, itu sudah hampir tiga tahun yang lalu berakhir.

Yea, ITB! Saat melihat komputer, menangis karena diterima di ITB Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, lalu bergerak menuju Bandung, memakain jas almamater yang diinginkan oleh puluhan ribu orang dan hanya sekitar tiga ribu yang berhasil, arogansi serta kebanggaan ketika ditanya, ”kuliah dimana?” dan saya menjawab, ”ITB,”. Lalu ketika penjurusan, masuk ke jurusan yang diinginkan, Teknik Lingkungan, melewati PEKKA, menjadi mentor Ecoschool, menjadi panitia PEKKA, lalu sekarang....sibuk cari tempat untuk KP.

HEI!!! Aku ingat!! Tiba-tiba melihat kedepan. Hidup di kampus tinggal kurang dari tujuh belas bulan lagi. semester depan sudah tingkat empat, dan awal tahun depan sudah semester delapan dan sudah tenggelam bersama cinTA.

Ya, tiba-tiba aku merasa, pusaran waktu yang di belakangku berputar semakin kencang, mencoba menarik pikiranku kembali ke sana, kembali ke masa-masa tanpa beban, kembali ke masa saat masih muda, dan entah kenapa ada keinginan terbesit, aku ingin kembali lagi, kembali lagi, kembali lagi.

Mungkin ini alasan kenapa manusia banyak yang bereksperimen membuat mesin waktu.

Memoar masa lalu ini masih mengambang, tak bisa kugapai, hanya bisa kulihat. Tersenyum, menangis, dan sejuta rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata pun ikut mengambang disana. 

Transformasi dan Separuh Hati


Hei apa kabar, Februari? Aku baik-baik saja, setidaknya setelah melewati proses transformasi yang –yah bisa dibilang sedikit menyakitkan.

Oke, saya ngga akan galau lagi, karena saya telah menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang melanda di pikiran saya.

Teuing ah apa pula ini nulis-nulis kayak gini -_-

Oke, intinya saya mau cerita, tentang perjalanan saya di Gamais. Kya~~~. Saya sekarang menjadi staf di Biro Kaderisasi, memegang pendataan Gamais pusat. BK? BK? BK? Dulunya saya ngga berpikiran sama sekali masuk BK. Yang saya pikirkan dari dulu adalah, saya selalu di Biro Annisaa.

Dari magang bersama Teh Herafi, nge-staff bareng Teh Dayu, lalu ikut Progresif pun wakil dari Annisaa. Tapi saat pemetaan, entah kenapa saya ‘dilempar’ ke Biro Kaderisasi.

”Aku ngga pernah ada pikiran untuk jadi kepala Annisa atau posisi yang wah, yang dipikirin cuma aku pengen tetap di Annisa. Dari dulu, magang sampai staffing, selalu di Annisa. Jadi pas pemetaan, saya merasa terbuang,”

Jujur, saya mengatakan hal itu kepada seseorang yang dekat dengan saya di Gamais dan di kampus.

”Kamu harus bersyukur, mungkin dengan masuknya ke BK, bisa menjawab pertanyaan-pertanyaanmu yang dulu tentang kaderisasi Gamais yang pengen dirubah,”

Oke, saya pernah punya pertanyaan seperti itu. Tentang kaderisasi. A~~ bahasan yang selalu tanpa henti melanda setiap organisasi, dan saya sendiri belum bisa berbuat banyak.

Apa saya harus terjun langsung?

Dan entah kenapa saya masuk ke BK. Masih merasa terbuang.

Lalu saya bertanya pada diri sendiri, apa yang kau pikirkan? Belum tentu di Annisaa kau bisa berkembang! Di sini kau akan mendapat jawabannya, dan tidak perlu ragu, Allah telah mengatur semua.

Oyeaaah saya sekarang telah bertransformasi. Sekarang di BK saya sudah tidak setengah hati #haha karena mungkin ya ini dunia saya. Coba nikmati, syukuri, dan berbuat lebih untuk Gamais yang lebih baik dan keren. BK= biro keren, beneran keren, beneran KOKOH:D/

*maap jadi postingan curhat ga ngerti lagi -____-
アイサ の ノート © 2014