Sabtu, 25 September 2010

D,A,M (N)

Sabtu, 25 September 2010
How could this happen to me
I made my mistake
Got nowhere to run
The night goes on as I’m fading away
I’m sick of this live
I just wanna scream
How could this happen to me

Lagu itu seriiiiing banget kudengar akhir-akhir ini. Siapa lagi yang nyetel lagu seperti itu kecuali M. Aku tahu dia dalam masalah dengan beberapa orang sekaligus dikelas. Ada dua tokoh. Sebut tokoh cewek A dan sebut tokoh cowok D.

Ceritanya waktu beberapa bulan setelah masuk Akselerasi, si D ndeketin si M dan dia terlalu menaruh harapan kepada M. Si M berharap buanyaaaaaaak banget sama si D. bahkan mereka berdua udah bikin perjanjian akan memulai sesuatu yang mungkin seperti pendekatan batin atau apalah~ setelah lulus SMA. Si M kan kalau SMA ga mau pacaran dulu, dia mau nunggu sampai lulus SMA. Nah, si D itu ternyata ingkar janji. Seperti ada sesuatu, dia ternyata juga naruh harapan yang sama terhadap A. Bedanya, si A mau diajak pacaran sama si D. tau-tau si M ditelantarin begitu aja sama D dan si D mulai tak menggubris M samasekali. Tentu saja M jadi marah. Dia jadi pendiam banget di kelas, sering pulang telat, dan nilainya banyak yang menurun. Aku kasihan dengan dia.

Mulanya aku samasekali ga tau ada masalah begituan, tapi dia ~ga tau kenapa~ cerita semua itu ke aku, padahal dalam keseharian dia bukan anak yang dekat dengan ku (ingat: aku masih sendiri, tanpa teman). Sejak saat itu dia suka curhat tentang apa yang ada di pikirannya. Aku simpati banget. Setiap dia curhat, dia selalu minta solusi. Tapi aku ga pernah bisa kasih solusi, karena aku sendiri belum pernah ngalamin hal itu dan berhasil keluar dari masalah seperti itu.

Dasar si D buaya, dia seenaknya aja pacaran sama A di depan si M tanpa memikirkan apa yang dirasakan si M.

Huff. Karena ga kuat nanggung bebean si M yang suka curhat ke aku, aku jadi bad mood terus. Suatu hari aku memutuskan buat cerita ke orang lain tentang masalah ini. Aku cerita sama teman SMP lewat e-mail. Dengan begitu bebanku agak berkurang.

Aku pernah memarahi M juga karena bukan hanya dia yang berada dalam masalah besar, ada orang lain yang lebih bermasalah dari dia. Aku selalu memberi dia motivasi agar tidak terpuruk.

Akhirnya M mulai sadar. Dia tak seharusnya selalu berada dalam jurang kepasrahan. Sedikit demi sedikit dia mulai beranjak lebih baik. Sekarang dia benar-benar ga mau pacaran. Kalo bisa langsung nikah wae (??). Dia pakai kerudung yang lebih lebar, dan menutup aurat lebih baik lagi. Alhamdulillah akhirnya dia sadar juga. Akhirnya juga, di SMA aku memulai kehidupanku yang baru dengan teman-teman. Aku juga berusaha menjadi teman yang baik agar setiap orang yang ada di dekatku merasa nyaman (ga berhasil nih, hahahaha, kalo mode lebay ON, semua orang lagaknya jadi menjauh).

Aku suka dirinya yang sekarang. Jika ada masalah, dia akan mencoba mengatasi masalah tersebut dengan kesenangan dan penjurusan ke hal yang lebih baik.

Hahaha.. udahan ah ceritanya..

BTW, si M ga mau namanya di sebut, sih, ga asik hohoho... dasaaaar...

Kukabulkan permintaanmu buat posting tentang kau...

2 komentar:

  1. Ssssstttt... diam, umi... biar hanya dua kelas saja yang tahu, hahaahaa

    BalasHapus

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014