Sabtu, 15 Januari 2011

Presentasi Kelima

Sabtu, 15 Januari 2011
Selasa, 11 Januari 2011

Hari ini presentasi kelima di SMA 4. Sebelum presentasi yang diadakan sekitar jam satu, ada acara njeglog.i soal dulu di rumahnya Adip. Katanya (katanya) disuruh kumpul jam setengah 10. Saya sama mbak Astri sampun standby, walo telat sekitar 5 menit-an. Sampe di depan rumah Adip, lhadalah... kok malah tutupan...

Karena bingung, ga jadi berhenti dan terus saja, terus mbelok dan balik lagi. Sudah ada mas Ahmad, mas Dwira, sama Bagas. Karena gariiiingg, saya dan mbak Astri memutuskan untuk maen motor-motoran dulu, keliling jalan pajajaran utara. Balik lagi, ternyata rumahnya sudah dibuka.

Di dalem ada mbak Ratna. Setelah menunggu sekian lamanya, datang juga mbak Hesti sama mbak Lina. Karena kelamaan nunggu dan tak ada yang dibicarakan, saya dan mbak Ratna keluar dan jalan-jalan.

Sesudah jalan-jalan, akhirnya yang datang banyak juga. Tapi yang nambah hanya yang lanangan mawon. Ingkang wadon dereng nambah. Nah, sing lanang malah nonton FTV+nggosip (jano ming ngomongan, tapi rame), yang wadon hanya meneng di ruang tamu depan.

Akhirnya Revolusi WiKa terjadi!!!!!
Sekitar pukul 11.15 (Ya Allah... molor e....) acara njeglog.i soal pun dimulai. Sekitar pukul 12 lebih lima, berangkat ke SMA4 buat sholat dan presentasi. Mboten kabeh ken presentasi. Sebagian lagi nempel poster keliling Solo. Saya kebagian kelas IPA 3.

Sampai di SMA 4....
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” Anies membuka presentasi.
“nfakdfjakdewewrrrreeeezzzzzztttfhhdhhhllldfklaaaaa,” Adek-adek.e rame wae...
“Kami dari WiKa mau menjelaskan tentang ITB,”
“wwwxxxxxxxxzzzzzttttrskskdafl,” bahkan suara keras saya tak mampu membuat mereka diam.

Buset dah. Disini kami tak didengarkan, T.T pengalaman presentasi terkejam yang ada saat ini.

”Teeeeeeeeeeeeeeeett....Teeeeeeeeeetttt....Teeeeeeeeeeeeett,” Bel pulang bunyi tiga kali.
Semua anak cowok keluar dari kelasnya tanpa memperdulikan saya dan Anies yang sedang presentasi di depan. Kita juga jadi njelasinnya ga total dan tak berisi. Yang cewek ngeluarin buku gambar dan ngerjain tugas kesenian.

Sakiiiiiittt... halah. Biasa wae, hahaha

”Sekian presentasi dari kami,” Anies menutup presentasi. Saya menghampiri teman SMP yang duduk di tengah. Huaaa.. kangen. Si Lupi, T.T.
”Aku bingung ki arep ndaftar opo,” si Lutfi curhat.
”Halah, koe kan pinter, ning ITB wae, beasiswa, saged lewat SNMPTN kok,”
”Lah, ning ITB kan isine teknik kabeh,”
”Aku ki lo, nyasar,”
”Iyo, doakan wae saknu. Sik, arep ngajari koncoku kesenian,”
”Nggih. Sik yo, assalamualaikum,”
”Wa’alaikumsalam warahmatullah,”

Dan sebelum keluar kelas,
”Ya Allah, adek kelasmu luwih kejam daripada adek kelasku, T.T,” nyamperin Anies. Dia hanya tersenyum.
”Yo ngono kui bentukane,”
”Kejam..kejam..kejaaaaaam....”

Keluar dari kelas langsung teriak-teriak.
Depresi pasca presentasi, ;p

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014