Senin, 01 September 2014

Kangen Bapak

Senin, 01 September 2014

“Nduuuuk bapak pake kaos ITB ne meneeeeh,” sebuah SMS dari ibuk membuatku tersenyum. Ibuk mempermasalahkan kaos bertuliskan ‘Universitas ITB’ dengan logo UI (Univeristas Indonesia) yang saya belikan beberapa semester yang lalu. Masalahnya adalah pas saya balik ke Bandung kemarin kaos tersebut baru saja dipakai beliau, dan masuk mesin cuci. Esok harinya ketika saya sampai di Bandung, ibuk laporan bahwa kaosnya dipakai lagi. Kejadian itu berulangkali terjadi saat saya masih dirumah. Kaos yang sebenarnya sudah lumayan kucel itu hampir tidak pernah mampir di lemari. Setelah di cuci, disetrika, belum sempat dimasukkan ke almari sudah dipakai lagi.

“Lah kan yang belikan anaknya yo dipake,” begitu alasan bapak.
“Tapi yo jangan dipake terus gitu pak. Kan ada kaos yang lain,” kataku. Dan beberapa hari kemudian bapak tetap melakukan hal yang sama.

Semenjak saya SMP, hubungan saya dengan Bapak agak renggang. Tidak seperti hubungan saya dengan ibuk saya yang deket banget. Ga tau kenapa mungkin karena saya anak cewek dan bapak saya juga pendiam banget. Kalau sama ibuk, pasti ada aja sesuatu yang diobrolin dan diketawain.

Saya kangen dijemput bapak dengan sepeda motor keluaran akhir delapan puluhannya, kangen rebutan remote buat nonton siaran televisi saat  tv nya masih satu, kangen ditraktir steak diam-diam sehabis ikut tes di jogja, dan kangen yang lain-lainnya.

Maafkan anak perempuanmu ini pak, yang masih belum bener. Semoga saya ga jadi beban di akherat nanti. Saya masih berusaha menjadi perempuan yang baik.


Bapak yang sehat ya di Solo. Kangen bapak. Pengen meluk bapak. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014