Senin, 24 Desember 2012

Saya berada di antara orang-orang hebat

Senin, 24 Desember 2012

Saya berada di antara orang-orang hebat, yang kadang kala membuat saya kagum dengan mereka, atau berkali-kali membuat saya merasa tidak ada apa-apanya.

Saya berada di antara orang-orang hebat. Dimana saat saya sedang mencari beribu alasan untuk tidak hadir di suatu acara, berdalih bahwa hari itu ada acara lain yang penting padahal tidak di jam yang sama, satu orang di sisi saya mengesampingkan semua kepentingan pribadinya untuk menghadiri undangan dari temannya mulai dari syura’ sampai undangan pertemuan divisi di suatu unit.

Saya berada di antara orang-orang hebat. Bangun pagi adalah rutinitas yang paling krusial, yang paling penting apalagi untuk orang muslim. Berkali-kali saya bangun saat adzan subuh sudah bermenit-menit yang lalu berkumandang, dan saya bangun dengan langkah sempoyongan. Di belahan lain, ada seorang teman saya, non muslim, setiap hari bangun pukul empat pagi untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk kuliah. Bangun lebih pagi dari saya.

Saya berada di antara orang-orang hebat. Dimana saat saya terdiam dalam suatu forum, hanya memikirkan solusi-solusi yang mungkin tidak solutif, hanya bungkam diam, dengan lagak kebingungan, ada seseorang dengan semangatnya mengeluarkan apa yang dia pikirkan, apa yang dia rasakan. Bukan hanya omong kosong, tapi itu celutukan-celutukan yang berbobot dan tidak serampangan.

Saya berada di antara orang-orang hebat. Saya adalah orang yang sensitif. Saya adalah orang yang mudah bersedih, seakan saya memiliki sejuta masalah dan orang-orang tidak mengetahui apapun. Tapi saya tahu, seseorang di dekat saya memiliki masalah besar, tapi dia tetap tersenyum. Saya hanya melihatnya menangis satu kali, karena mungkin dia tidak tahan dengan semuanya. Hanya satu kali, saat orang-orang sibuk dengan dunianya sendiri. Dia bersedih saat orang lain tidak tahu.

Saya berada di antara orang-orang hebat. Saat saya merasa tubuh ini letih, saya mengeluarkan beberapa statement bahwa tubuh ini super ringkih, bahwa saya sedang tidak enak badan, bahwa saya bla bla bla abal-abal. Saya tidak menyadari, bahwa di sisi lain ada teman saya yang sedang benar-benar sakit. Berjuang keras untuk sembuh, berjuang keras menahan lemah badan hanya untuk pergi ke kampus, hanya untuk mengikuti ujian. Menahan sakit, sakit yang benar-benar sakit.

Ya, saya berada di antara orang-orang hebat. Orang orang hebat itu akan selalu ada di sekitar kita, selalu ada untuk membawa kita sendiri dalam suatu lingkaran yang bermagnet besar, mempengaruhi kita untuk menjadi hebat. Semoga. Saya juga ingin menjadi orang yang hebat, dimulai dari membenahi diri sendiri, dari aspek sekecil apapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014