Jumat, 04 Februari 2011

Ngomongin Jalur Masuk

Jumat, 04 Februari 2011
Hoi hoi hoi kalian semua. kali ini saya akan membahas sesuatu yang penting, hehehe. kelihatan ya kalo saya sering nyampah di blog.

kali ini saya mau ngomongin jalur masuk Universitas Negeri di Indonesia. nah. tahun ini tuh beda sama tahun tahun yang lalu, karena taun ini cukma ada satu jalur masuk, yaitu SNMPTN atawa Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri. ngga ada juga istilah PMDK lagi, tapi diganti sama SNMPTN undangan.

gimana kalo mau ngajuin beasiswa?

kalo itu, sebagian pake SNMPTN undangan, sebagian ngajuin pas uda keterima. 

Sok atuh simak dulu artikelnya, walo agak basi hehe. ini ngopi dari email Widya Kelana nih...

Kamis, 13 Januari 2011 | 15:20 WIB
TEMPO InteraktifBandung - Institut Teknologi Bandung menerapkan sistem baru penerimaan mahasiswa. Mulai tahun ini ITB menghapus jalur khusus seleksi mandiri. Sebagai gantinya, panitia seleksi nasional mengundang siswa pintar dari berbagai SMA se-Indonesia.

Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, dan Alumni ITB Hasanudin Zaenal Abidin mengatakan penerimaan mahasiswa baru sekitar 3.200-3.300 orang tahun ini terbagi dua. Pertama, 60 persen akan diterima lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan. Sisanya melalui jalur SNMPTN jalur ujian tertulis dan keterampilan.

Seleksi jalur undangan berdasarkan prestasi akademik siswa saja selama di SMA, tanpa tes masuk tertulis. Mekanismenya, kata Hasanudin, panitia SNMPTN akan mengundang siswa-siswa pintar di berbagai sekolah untuk masuk ITB. "Sekolah itu minimal harus berakreditasi B atau bermutu baik seperti sekolah internasional," ujarnya di Gedung Rektorat ITB, Kamis (13/1).

Setelah itu, sekolah akan mengirim data siswa pintar di sekolahnya. Namun kuota siswa dan syarat rankingnya per sekolah hingga kini belum jelas. Panitia seleksi kemudian mengirimkan data dan pilihan kuliah siswa itu ke ITB. "Panitia dari ITB nanti yang akan menyeleksi berdasarkan prestasi akademiknya," katanya.

Syarat seleksi akademik itu yang utama adalah nilai rapor dan hasil ujian nasional siswa. Syarat tambahan yang menjadi pertimbangan ITB di antaranya prestasi alumni dari sekolah tertentu selama kuliah di ITB.

Adapun jalur ujian tertulis dan keterampilan, sama seperti pelaksanaan SNMPTN sebelumnya. Menariknya, fakultas dan sekolah yang selama ini menerima mahasiswa dari jalur mandiri seperti Fakultas Seni Rupa dan Desain serta Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, nantinya juga harus berdasarkan hasil tes SNMPTN selain uji keterampilan seperti menggambar.

Menurut Hasanudin, kebijakan baru ITB ini mengacu Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 34 Tahun 2010.

ANWAR SISWADI



Terus, syarat pengen masuk lewat SNMPTN undangan itu, harus direkomendasikan dari sekolah, dengan syarat akademik siswa tsb masuk 25% peringkat teratas di kelas, begitu....


Kemarin sempet bingung karena ada refisi terus menerus di website ITB sendiri. pas presentasi aja, dari sekolah pertama sampe sekolah terakhir, isi materinya beda, hehehe. okai, just it. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014