Senin, 21 April 2014

Secuil Kisah Tentang TA: Sampling Lalat!!

Senin, 21 April 2014
Yap. Ini sudah akhir April (OMG!!!!). banyak hal yang jujur ga kerekam selama ini. Saya terlalu malas untuk menuliskannya, sigh. Baiklah, mungkin saya akan banyak curcol kali ini. Agak kasihan juga ngeliat postingan blog tahun 2014 yang bahkan ga nyampe sepuluh biji o_o padahal pas jaman galau-galau bisa tuh sebulan posting 30-an hhoho.

Baik, kembali ke topik. Semester berapa sekarang saya? Yak benar, semester delapan. Dan tahu apa artinya? Yak benar, skripsi -_-. Ceritanya, skripsi saya tentang penilaian lingkungan. Jadi saya menganalisa sebuah bangunan di enam lokasi, dan dampaknya terhadap lingkungan itu bagaimana. Lingkungan yang dinilai itu adalah lingkungan Fisik, Kimia, Biologis, dan Sosial. Jadi, selain ’terjun’ ke lapangan, saya juga harus nge-laboratorium hoho. *dan sampe detik ini belum kekumpul semua sampelnya à efek moody akut. Oh iya, bangunan yang dinilai adalah...... TPS!! *Tempat Penampungan Sementara untuk sampah. Alias transfer depot.

Saya berjuang selama tiga minggu lebih untuk menemui ibu Ade penjaga Laboratorium Toksikologi untuk meminjam alat sampling, yaitu fly grill. Tiga minggu ga ketemu-ketemu karena ibunya punya proyek, dan selama tiga minggu itu pula saya ga ada progress karena saya ga boleh sampling air dulu. Hem baiklah. Pada minggu ke sekian, bertemulah saya dengan ibu Ade, dan ada fakta yang super mengejutkan. Apa tuh? Yak jadi.... ternyata... alat samplingnya.... ga di lab Toksikologi... tapi di lab B3.... meh! Lab B3 buka setiap hari dan saya menghabiskan waktu untuk menunggu lab Toksikologi buka T______T baiklah lupakan.

Oke, akhirnya alat fly grill ada di tangan. Fly grill adalah alat sampling jumlah lalat. Iya lalat. Jadi cara kerjanya itu papan fly grill yang ukurannya sekitar 80x80 cm diletakkan di daerah yang akan diukur, kemudian dihitung lalat yang nempel di sana selama tigapuluh detik. Nah, diulang tuh sepuluh kali. Ambil lima paling tinggi kemudian rata-rata.
ini nih yang namanya fly grill 
Dan hey, cobaan saya ga sampe sana aja. Ternyata anak yang ambil kelas PVP (P –sesuatu– Vektor Penyakit) ada tugas besar ngitung lalat juga -_________- dan akhirnya saya yang pijem tapi yang make mereka dulu wuwuwu baiklah. Dan kabar baiknya adalah ada empat kelompok yang pinjam- terus ga jadi – terus pinjam lagi – dan saya jadi berebutan pake alatnya. Skip ga usah diceritain lagi. Saya biasa aja kok :3

Pada sampling pertama saya ditemani Nadiyatur, dan berjalan dengan mulus. Ada yang ngerasa aneh? Kenapa ngitung lalat? Kurang kerjaan banget? Oke. Bapak-bapak di TPS juga bilang seperti itu, bahkan ketawa ngeliat kita. Aneh hohoho. Sampling kedua saya sendirian, ke TPS Ciroyom. Naik angkot 30 menit an lebih. Nah lucunya di sini saya naik angkot pas berangkat dan pas pulang itu sama! Dan sopirnya inget saya hohoho *yaiya lah bawa alat gede kayak gitu.
"Loh neng, kenapa naik lagi ? tadi neng naik angkot yang ini kan ? "
"Iya pak, hehe, " saya ketawa. "saya tadi sampling buat tugas akhir di TPS Ciroyom. Sudah selesai, " memang sih samplingnya tergolong cepat, walau sendiri : """

Dan saya pun jadi ngobrol-ngobrol sama bapak angkot nya. Mulai dari kehidupan Bandung yang keras, beliau yang hanya sanggup menyekolahkan anak-anaknya sampai SMA, dan lain-lain. Jadi curhat sama bapak angkot -_-


Eh ini postingan jadi curcol -_- kelamaan ga posting bahasa saya jadi aneh hohoo. Yasudah. Semoga TA saya cepat beres, aamiin, cari kerja cari jodoh, AAMIIN *kenceng banget kek na di point terakhir hoho*. Sampai jumpa di curcolan berikutnya :D/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014