Sabtu, 16 Februari 2013

Memoar

Sabtu, 16 Februari 2013

Ah ya, sepertinya baru saja kemarin saya memegang ijazah SMP, menanggalkan baju putih rok biru tua dan menggantinya dengan baju putih rok biru muda. Canda-tawa masa SMP, mengenakan sepeda untuk pergi dan pulang sekolah, menulis diary, bangku-bangku kayu…. Dan aku sadar, itu sudah sekitar lima tahun yang lalu.

Ya, akhirnya aku masuk ke SMA favorit, mengenakan seragam abu-abu, dengan titel kelas khusus, rasanya aku bisa mengirup udara masa depan yang cukup cerah. Rasa-rasanya keinginan menjadi dokter serta arkeolog itu masih melekat. Saat-saat galau memilih jurusan dan univeristas, juga masih ingat. Masa-masa yang menurutku super labil dimana harus mencari jati diri, dan mungkin bertanya-tanya, siapa aku sebenarnya??? Sekarang aku sadar lagi, itu sudah hampir tiga tahun yang lalu berakhir.

Yea, ITB! Saat melihat komputer, menangis karena diterima di ITB Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, lalu bergerak menuju Bandung, memakain jas almamater yang diinginkan oleh puluhan ribu orang dan hanya sekitar tiga ribu yang berhasil, arogansi serta kebanggaan ketika ditanya, ”kuliah dimana?” dan saya menjawab, ”ITB,”. Lalu ketika penjurusan, masuk ke jurusan yang diinginkan, Teknik Lingkungan, melewati PEKKA, menjadi mentor Ecoschool, menjadi panitia PEKKA, lalu sekarang....sibuk cari tempat untuk KP.

HEI!!! Aku ingat!! Tiba-tiba melihat kedepan. Hidup di kampus tinggal kurang dari tujuh belas bulan lagi. semester depan sudah tingkat empat, dan awal tahun depan sudah semester delapan dan sudah tenggelam bersama cinTA.

Ya, tiba-tiba aku merasa, pusaran waktu yang di belakangku berputar semakin kencang, mencoba menarik pikiranku kembali ke sana, kembali ke masa-masa tanpa beban, kembali ke masa saat masih muda, dan entah kenapa ada keinginan terbesit, aku ingin kembali lagi, kembali lagi, kembali lagi.

Mungkin ini alasan kenapa manusia banyak yang bereksperimen membuat mesin waktu.

Memoar masa lalu ini masih mengambang, tak bisa kugapai, hanya bisa kulihat. Tersenyum, menangis, dan sejuta rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata pun ikut mengambang disana. 

2 komentar:

  1. wew,, selamat ya sdh jd mahasiswa ITB & bntar lg mau wisuda. semoga Allah swt meridhoi setiap jalan hidup mu . :)
    btw,, temennya mar'atus sholihah nur azizah kah??

    BalasHapus
  2. haha, amin. sebentar lagi wisuda (antara senang dan sedih). iya, teman SMA :)

    BalasHapus

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014