Kamis, 28 Maret 2013

A Good Mother Wanna be

Kamis, 28 Maret 2013

Kalian tahu? Naluri menjadi ibu itu ternyata ada.

Saya adalah anak kedua dari dua bersaudara. Itu artinya, saya adalah anak bungsu. Menjadi anak bungsu bukan berarti dimanja, saya bisa dibilang malah lebih mandiri dari kakak.

Aaaarrr bukan itu yang ingin saya bahas sekarang. Tidak tahu, entah kenapa, rasa seperti ini tiba-tiba muncul, mengalir begitu saja. Mungkin bisa dibilang datang terlambat, tetapi lebih baik ada daripada tidak samasekali.

Dulu saya tidak suka anak kecil, karena menganggap mereka annoying dan menjengkelkan. Coba saja main ke rumah saya pas saya kecil dulu, pasti stress menghadapi anak-anak bawang perumahan yang super usil. Dan saya, sering jadi tameng untuk ngusir anak-anak bawang yang main di teras rumah, sudah di pel tapi seenaknya diinjak-injak pakai sendal, sampai ngusir yang maling mangga. Karena itu, selain saya ga suka sama mereka, mereka juga takut sama saya. Begitulah :)

Sekarang?

Well, saya tidak mengerti. Entah ini perasaan bahagia atau bukan, tetapi saya ingin menjadi ibu yang baik. Setiap mendengar teman-teman bercerita mengenai anak, atau melihat ibu-ibu dengan anaknya, saya sering berfikir untuk tidak sabar memiliki anak. Bahkan, saat melihat kucing hamil, saya ikut ngelus-elus perut saya sendiri -_- #gangertilagi

Karena ibu adalah madrasah pertama dan terbaik. Di Jepang, sebagian besar wanita karir yang telah menikah akan melepaskan pekerjaannya dan sepenuhnya mengabdi pada suami, tidak peduli setinggi apapun pendidikan yang ditempuhnya. Kalian lihat? Generasi mereka menjadi generasi yang hebat.

Saya juga ingin seperti itu, menjadi ibu yang baik, mengurus anak, dan mengabdi.

Tapi pandangan orang berbeda-beda.

Buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau akhirnya cuma jadi ibu rumah tangga? Kan ga guna ilmunya?

Eiitt.. siapa bilang?

Berarti, selama ini, tujuan sekolah lama-lama dan kuliah itu, cuma buat nyari kerja? Bukan buat nyari ilmu?

”Kalau kamu ngga kerja, nanti ga bisa ngehasilin uang kamu sendiri, ga bisa sedekah lebih banyak,” suatu saat saya pernah mengutarakan unek-unek saya tentang ini kepada ibu, dan ibu saya menjawab seperti itu.

Ah ya, benar juga, perempuan juga harus punya penghasilan sendiri kalau begitu.

Kalau saya, nanti didiskusikan sama suami dulu, dan ngelihat, apa gaji suami cukup? *eh *abaikan

Dan saya, prefer ke pilihan saya. Tetap sibuk di rumah, dan bekerja di rumah. Pengennya kerja yang berkaitan dengan hobi haha :3/ dan mungkin berbisnis ria *gabakatbisnispadahal*

Tidaaaaakkkkk~~~

Resolusi saya adalah dua tahun lagi paling lambat. Tidaaaakkk~~

Harus bersiap-siap dari sekaraaang~~~

Yes! I wanna be a good mother :). And you? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mau bertukar pikiran?:D

アイサ の ノート © 2014