Pages

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2016

Short “Trip” ke Pulau Pramuka

Selasa, 21 Juni 2016

Halooo!!! Kali ini engga akan posting nyampah kayak yang kemarin-kemarin kok haha. Baiklah karena saya udah lama gak posting sesuatu di blog, kayaknya ini saat yang tepat untuk kembali menulis (--deadline udah kelar pfft tapi ganti kerjaan baru ahahahahiks) jadinya saya akan ngeblog tentang perjalanan saya dan teman-teman kantor ke Pulau Pramuka. Ehm, bisa dibilang kerja, tapi bisa dibilang backpackeran karena budget terbatas pfft. Awalnya Cuma dua atau tiga orang yang berangkat, terus karena yang semua nya juga pengen berangkat, alhasil boleh berangkat berlima tapi budget tetep seminimal mungkin \(_,_\) oke. Yang penting berangkat. Ke Pulau Pramukaaaaaa horeeeee haha.

Oh iya. Kami berlima, Saya, Putri, Mila, Yola, dan Kak Nindy bertugas sebagai surveyor BPLHD DKI Jakarta untuk Proyek PROKLIM alias Program Kampung Iklim. Pulau Pramuka ini salah satu kandidat lokasi untuk PROKLIM DKI Jakarta yang nantinya akan diikutkan ke tingkat nasional. Nah, sebelum-sebelumnya sih kami kami ini udah keliling Jakarta mulai dari Pulogadung sampe Tanjung Priok, dan Pulau Pramuka ini adalah lokasi terakhir yang disurvey.

>> Day 0 <<
Kamis subuh kami berangkat dari Bandung, nyewa mobil dan di antar pak supir ke daerah Jakarta Timur untuk survey tiga lokasi PROKLIM terakhir. Seperti biasa (lah kapan ane pernah cerita kayak gini haha) survey baru kelar sorean, bahkan baru bisa pada makan menjelang magrib. Setelah urusan persurveyan di Jakarta /darat/ selesai, akhirnya kami bersiap untuk perjalanan ke Pulau Pramuka (Jakarta /pulau/) yeaaay. Karena besok pagi pagi harus ke Pelabuhan buat naik kapal, jadinya kami nyari hotel yang deket deket sana.
“Gimana kita nginep dimanaa?”
“Di hotel mana? Hotel x apa y?”
Dan sesi booking-membooking pun seperti biasa diawali oleh Putri. Terpilih beberapa hotel yang mau di booking, lewat situs booking online (Traveloka haha).
“Tapi ini kayak mencurigakan gitu kayak losmen losmen,”
“Susah nyari di daerah pesisir yang gak mencurigakan,”
Nanya pak supir pun katanya kalo di jalan gajahmada, atau di jalan sesuatu, itu emang rawan. Di sana emang banyak lokasi “ehem ehem” yang gak tau lah itu gimana. Akhirnya, secara singkat /gakdeng/ kami memutuskan untuk memilih hotel 55 International di deket mangga dua square. Pas ke sini, nyasar! Problemnya adalah karena GPS nya selisih 30an meter, salah belok ke gang keciiil banget, dan itu daerah yang kayaknya “ehem ehem” itu. Duh mana ini berlima cewek semua, watir pisan udah deg deg an.

Setelah berbekal tanya sana sini akhirnya sampai juga ke hotel 55 ini. Harusnya belok setelah polsek, bukannya sebelum polsek haha. Dan alhamdulillaahnya hotelnya diluar ekspektasi. Semalam kita bayar 260an untuk satu kamar ukuran double deluxe (pesen nya dua), dan ternyata pas masuk ke kamar, yang satunya malah dapat kamar ukuran family (kasurnya tiga!!) haha. Mungkin karena pesen online terus yang pesen langsung keburu keisi atau entahlah gimana, yang jelas dapet kamar yang enak dan murah. Horray. Oh iya, btw kalao datang langsung, bayarnya 350 ribu per kamar untuk ukuran double deluxe. Kalo family kayaknya 600an apa 700an gitu. Mendingan booking online saja lebih banyak promo /eh.

>> Day 1 <<
Yay, hari pertama mau ke Pulau Pramuka dimulaaai!.

Kami berangkat dari hotel jam enam kurang seperempat. Karena pak supir nya udah balik ke Bandung, kami berlima naik Grabcar ke Muara Angke (biayanya sekitar 50 ribu). Catatan, kalo mau beli tiket KM Kerapu (alias kapal dishub), ngantrinya dari pagi ya karena kuotanya Cuma 80 orang per hari. Kalo engga kebagian, bisa pake kapal rakyat yang harganya lebih murah dan kapasitas lebih banyak. Harga tiket KM Kerapu ini 50 ribu per orang belum termasuk asuransi 2 ribu dan tiket peron 2 ribu. Jadi, total harga tiketnya 54 ribu. Kalau untuk kapal rakyat harganya 45ribu. Oh iya, tiket ini gak bisa dipesan. Yang bisa beli ya orang yang duluan datang.
KM Kerapu, Kapal dari Dishub

Antri tiketnya itu pertama kita harus ambil nomer antrian. Satu orang satu nomer antrian. Kalo bawa lima orang, ya ambil nomer antriannya lima biji, sambil ngasih tau nama dan usia. Habis itu baris lagi ke depan loket, buat bayar. Loket buka jam setengah tujuh sampai setengah delapan, tapi biasanya 15 menit setelah loket buka, tiketnya udah habis. Jadi mending pagi pagi datangnya. Oh iya. Ekspektasi saya naik kapal feri kayak pas ke Bali, pake Feri gede, tapi ternyata engga haha. Kapalnya kapal Kerapu ukuran kecil dengan muatan maks 20 orang. Jadi, “goyangan” nya kerasa banget. Kalau mau lebih nyaman, bisa pakai speedboat naik dari Marina, Ancol, dengan biaya 125ribu per orang untuk weekday dan 150ribu untuk weekday (belum termasuk tiket masuk marina nya 20ribu per orang).

Setiap kapal ada rute nya. Kebetulan yang ditumpangi kami itu pakai lintasan I: Pulau Untung Jawa – Pulau Pari – Pulau Pramuka – Pulau Tidung, jadinya kami turun setelah berhenti di Pulau Untung Jawa dan Pulau Pari. Jam delapan pagi kapalnya mulai berangkaat. Oh iya, pas nunggu kapal berangkat, sebaiknya duduk di ruang tunggu karena nanti juga bakal dipanggil buat masuk satu per satu pake toa. Jadi tenang, ga bakal ketinggalan (kalo nunggu didalem). Perjalanan yang ditempuh sekitar satu setengah jam. Kami berangkat jam 8, sampai pulau pramuka jam 09.30. dan hujan *padahaludahpadasiapsiapmantai*

Okay. Sampailah kami di Pulau Pramuka. Di sini kalau untuk penginapan, bisa ke homestay alias di rumah rumah warga. Harganya bervariasi. Biasanya kalau yang berwujud rumah harga semalam nya 250-350 ribu semalam (bisa ditawar loh!). kalau mau yang di pinggir pulau, bisa 500ribuan per malam. Saya sama teman-teman mencari homestay terdekat dari pelabuhan, rumah warna ijo yang semalam sekamar 350ribu. Isinya kasur empat dan sudah ada AC dan kamar mandi dalam.

Apa yang asik dari Pulau Pramuka?

Pulau pramuka ini bisa dikelilingi dalam waktu kurang dari sehari. Di Pulau Pramuka ini Cuma ada dua RW, yaitu RW 04 dan RW 05. Pulau Pramuka itu masuk di Kelurahan Pulau Panggang. Ada taman nasional nya di sana, yaitu penangkaran penyu yang digunakan untuk sarana edukasi. Kalau untuk pantai, lebih baik jalan ke arah utara karena lebih luas. Untuk daerah barat, lautnya dangkal jadi bisa jalan sampe ke agak tengah an. Biasanya juga, pas sore-sore banyak anak kecil yang renang-renang di sana. Mereka seneng banget di foto haha. Kalau mau jajan-jajan, ada di depan dermaga, mulai dari telur gulung sampe ada eskrim juga. Btw di sini ga ada minimarket sejenis alfamart atau indomaret tapi tenang aja banyak warung yang nyediain makanan kecil kok. Untuk harganya standar lah engga mahal kok. Buat makan pun ada warung warung dekat pelabuhan dan juga di tengah tengah pulau.  Oh iya, di sini satu-satunya transportasi umum adalah motor dengan bak, yang bisa membawa keliling pulau dengan biaya limaribu rupiah.

Jalan ke tengah laut di tepi pulau bagian barat

Ketemu anak dermaga yang cihuy 

Sepanjang tepi Pulau Pramuka ditanami mangrove. FYI, pulau Pramuka ini merupakan salah satu area untuk konservasi mangrove

telor gulung sepuluh ribu dapet lima. tapi pas beli, ibu penjualnya ngasih lebih dari yang seharusnya haha.
ada tukik di penangkaran penyuu!
di Pulau Pramuka ada hutan wisata edukasi juga loh
 *credit foto acak dari yola, saya, mila, putri

>>Day 2 <<
Hari sabtu, kami survey untuk program kampung iklim di Pulau Pramuka. Hari ini  kami survey lebih ke wawancara ke narasumber karena kemarin sudah keliling untuk melihat upaya masyarakat dalam menangani perubahan iklim. Pagi-pagi jam tujuh saya pergi ke dermaga untuk pesen tiket balik nanti jam satu. pas nyampe ke loket, katanya belum ada info apa ada kapal dari sini berangkat ke jakarta darat atau engga. Dan setelah menunggu beberapa saat, dikabari kalo hari ini .... kapalnya... GAK BERANGKAT!!

Oemji.

Padahal kapal rakyat berangkat jam delapan.

Udah setengah delapan tapi belum wawancara narasumber.

Dan akhirnya dengan segala kekalutan, akhirnya memutuskan untuk pulang pakai speedboat yang turun ke ancol. Harga tiketnya 150ribu per orang. Kalut gara gara overbudget sih sebenarnya haha. Awalnya dibudget in untuk transport kan pakai kapal dishub yang 54ribu itu, jadi bengkak 3xlipatnya :”””D. Untung di Pulau ini makan nya murah murah, jadinya bisa ketutup anggarannya. Jadi tolong yang berlibur ke kepulauan seribu, siap siap kalo kapal dishub ga berangkat siangnya. Mending naik speedboat yang turun di marina. Untuk tiket nya, bisa dipesen di vila delima. Naik speedboat kalo siang-siang mending di bawah karena ada ac dan minim goyangan. Kalo di atas pasti kena ombak yang masuk, ditambah muka gosong separuh :”””D. Kami awalnya duduk di atas, tapi habis kena semburan ombak pada pindah ke bawah yang lebih tenang dan adem :””D

Duh, post ini kok ane jadi banyak cerita ke saat perjalanannya ya bukan pas nyampe nya haha. Yaudah. Biarkan foto saja yang berbicara. Kelamaan ga nulis blog, kemampuan nulisnya jadi kaco kayak gini :/

Oiyaa kemungkinan saya akan posting mengenai program kampung iklim itu sendiri karena lagi semangat nuliss iniiii hihi. Sampai jumpa di post berikutnyaaaa ^^

Kalkulasi perjalanan
1. Grabcar ke Muara Angke = 50 ribu
2. Tiket kapal dan peron dan asuransi = 54 ribu
3. Homestay = 350 ribu /5 = 70 ribu àbisa lebih murah
4. Tiket kapal pulang = 150 ribu
5. Makan 5 x @15ribu = 75 ribu
6. Lain-lain = 50 ribu
Total = 449 ribu per orang à kalau trip nya berlimaan. Kalo sendiri atau berdua, bisa lebih mahal untuk biaya homestay nya itu


Sabtu, 18 Oktober 2014

Berbagai Cara Menikmati Indomie

Sabtu, 18 Oktober 2014

Post ini saya buat karena terinspirasi dari video di youtube yang berjudul ‘5 ways to eat indomie goreng’. Yap, sebuah video yang diunggah oleh FungBrosComedy, yang merupakan orang Amerika (American Chinese), mereka memberi tutorial bagaimana cara untuk menikmati indomie goreng dengan enak. Iya, indomie goreng yang sering kita makan itu.

Indomie bisa dibilang adalah merk mi instan nomer satu di Indonesia, bahkan di dunia. Dalam sebuah list sepuluh mi instan terlezat di dunia, indomie goreng menempati posisi nomer satu. Yang bikin list nya bukan orang indo, tapi orang luar negeri. Yup, kelezatan indomie goreng dari negara kita sudah diakui dunia, mehehe. Banyak negara sudah mengimpor mie instan ini. Di Nigeria bahkan ada pabriknya lho, dan sampai-sampai ada orang Nigeria yang percaya bahwa indomie itu produk asal Nigeria, bukan indonesia, saking melegendanya mie instan yang satu ini.

Bagi anak kos, mi instan bisa dibilang makanan pokok haha. Selain murah, mudah di dapat, bikinnya juga gampang. Tinggal direbus, disaring, dicampur bumbu, udah. Jadi deh. Tapi apa nggak bosan makan mi dengan cara gitu-gitu aja? Ehm disini saya akan bagi tips makan indomie dengan berbagai cara. Lima tips makan indomie pertama saya ambil dari video youtube FungBrosComedy.


Ga kuat buffer? Atau ga ngerti bahasa inggris? #plaaak. Karena saya baik hati –eh, ini saya kasih skrinsut nya dan cara makannya yang pasti. Setelah tips dari FungBrosComedy, tips yang lain saya dapat dari forum kaskus mwohoho.

1.    Masak seperti biasa

Oke, yang ini ga usah dijelasin haha. Yang lucu dari video ini adalah mereka naburin minyak-saos-kecap-bumbu-dan juga bawang goreng setelah mi ditaruh di mangkok. Kalo kita mah ya bumbu dan lain-lain dimasukin dulu di piring baru dikasih mi nya.

2.    Omelet mi goreng

Yap. Banyak yang pernah bikin ini juga pastinya. Caranya adalah satu porsi mi goreng yang sudah dimasak dan dikasih bumbu, ditambah dengan telur kocok lalu didadar. Biasanya udah, gitu doang. Tapi di video ini sebelum diangkat, omeletnya dikasih isi berupa keju, alpukat, paprika, bawang bombay, ham, dan bacon yang sebelumnya sudah ditumis duluan. Btw kalo buat yang muslim mau bikin jangan pake ham sama bacon ya hoho *udah tau pasti -___-.

3.    Mi goreng burger



Yang satu ini mi goreng nya dipakai jadi pengganti bun atau roti dari burger itu sendiri. Jadi pertama mi goreng yang sudah dimasak dicetak ke tutup stoples yang sudah dilapisi plastik, kemudian dimasukkan ke dalam kulkas biar ngebentuk bundar gitu. Setelah beberapa waktu (mungkin sekitar 1 jam an) dikeluarin, terus digoreng. Mungkin kalo yang pengen lebih ‘kokoh’ bisa ditambah telur kocok kali ya hoho (atau emang di video dikasih telor tapi ga diliatin? Entahlah~~). Setelah di goreng, tinggal pake isiannya deh. Telur, daging, selada, tomat, dan juga keju.

4.    Pizza mi goreng

Jadi di sini mi goreng nya dijadikan crust pizza. Cara pertamanya adalah hampir sama seperti membuat omelet yaitu mencampur mi goreng yang sudah di masak dengan telur kocok kemudian digoreng. Nah, setelah digoreng, ‘crust’ pizza ini dioven sebentar sampai agak keras. Setelah di oven, kemudian tinggal di tambah topping nya deh. Keju mozarella, beef (?) chips, tomat cherry, juga saos tomat. Terus di oven lagi deh dan jadi~~~ tinggal dipotong sesuai selera :9

5.    Mi goreng Thai Style

Variasi yang pertama ini bikinnya ya seperti mi goreng biasa, ditambah saus khas thailand. Kayak saus kacang gitu kelihatannya, tapi ngga tau ding hoho. Selain ditambah saus sesuatu itu, tumisan (semacam) daun bayam dan telur goreng juga ditambahkan pada mi goreng ini.

6.    Mi Goreng dengan Susu (Milk Mi goreng)
sumber gambar : http://www.kaskus.co.id/thread/5246d658bfcb17ae6900000a/milkgoreng-mie-yang-wajib-agan-coba-sebelum-mati/
Yap, tips kali ini saya dapat dari kaskus. Milk mi goreng ini caranya bikinnya adalah sesuai namanya yaitu menambah susu. Susu yang dipakai adalah susu bubuk full cream yang tanpa gula. Pertama-tama adalah rebus mi seperti biasa. Oh ya, air yang digunakan untuk merebus sebelumnya ditambahi susu bubuk satu sendok makan dan ditunggu sampai mendidih setelah itu baru dimasukkan mi nya. Setelah matang, tiriskan. Bumbu mi goreng ga dipakai semuanya. Buang—eh singkirkan kecap nya. Jadi mi goreng ini ga pake kecap, alias yang dipake itu bumbu (3/4 nya aja), bawang goreng, minyak, dan saos. Nah, kecap ini diganti sama susu bubuk satu setengah sendok makan. Udah. Diaduk sampe merata, tinggal dimakan <3 span="">

7.    Mi Rebus dengan Susu
sumber gambar: http://www.kaskus.co.id/thread/535ce263bccb177a598b4ad6/kreasi-indomie-yang-menggugah-seleraanak-kost-masuk/

Kalau mi goreng susu pakai susu bubuk, mi rebus susu ini pakainya adalah susu cair. Susu cair yang dipakai yang full cream ya teman-teman, bukan vanila, stroberi, ataopun coklat -__-. Jadi caranya adalah mengganti kuah mi dengan susu. Pertama-tama mi dimasak, kemudian ditiriskan. Masukkan ke mangkok dan campur dengan bumbu (jangan pake minyak biar ga eneg). Disamping itu panaskan susu cair sampai mendidih, kemudian campur dengan mi yang ada di mangkok. Ada yang bilang agak eneg sih, tapi bagi yang suka susu mah enjoy enjoy aja :9

8.    Nasi Goreng Mawut
sumber gambar :http://www.kaskus.co.id/thread/5243c2261e0bc3ec31000001/nasi-goreng-mawut-simple-tapi-gurih

Yup dari kaskus lagi hoho. Ada yang ga tau nasi goreng mawut itu apa? Nasi goreng mawut adalah nasi goreng yang ditambah mi. Jadi keliatan mawut-mawut gitu *apaan sih -_-. Kalo orang Jogja bilangnya magelangan. Di Bandung mah bilangnya mawut. Ehm, untuk nasi goreng mawut ini bahan yang diperlukan adalah mi goreng 1, nasi sepiring, bawang merah 1, bawang putih 3, cabe rawit 7 (saya yang ga tahan pedes maksimal pake tiga -__-), garam 1 sdt, telur, dan minyak secukup nya untuk menumis.

Cara masaknya yaitu:
-          rebus mi goreng indomie dulu (tapi mi nya di potel biar lebih pendek nantinya). Jangan terlalu mateng karena masih akan digoreng lagi. Tiriskan.
-          tumis bawang merah, cabe, dan bawang putih yang sudah di iris tipis *atau diuleg* sampe harum.
-          Masukkan telur dan osreng orak-arik. Masukkan nasi, aduk merata, kemudian masukkan mi yang sudah ditiriskan tadi
-          Masukkan bumbu mi goreng indomie dan garam. Aduk lagi
-          Udah. Siap disajikan. Bisa ditambah sayuran biar lebih bergizi.

Kalau buat saya, ini mah kegedean porsinya. Jadi nasi goreng mawut ini buat dua porsi. Kalo cowok ya satu bisa habis ._.

Udahan deh ya kayaknya variasinya ahaha. Btw  itu yang kaskus ada link nya langsung ke TKP. Sebenarnya masih ada kreasi lain seperti di link ini mungkin agan-aganwati (loh jadi ngaskus) bisa ke sana sendiri hoho*/plaak. Btw walau banyak variasi yang bisa dicoba, jangan makan mi tiap hari karena ga baik buat perut, bisa nambah gendut juga *ati-ati yang mau diet :3*. Juga, kan kalian perlu nutrisi tambahan seperti sayuran dan daging-dagingan. Maksimal –pake banget– dua kali seminggu lah ya hoho. Ada tambahan style indomie seleramu? Boleh dibagi dong resepnya hoho :D. Selamat mencoba ^^

Kamis, 28 Agustus 2014

3R : Benang dari Kaos Lama

Kamis, 28 Agustus 2014
Saya selalu berfikir kalau crafting itu lebih baik dari barang bekas. nah, saya kan hobi ngerajut, jadi kepikiran kira-kira gimana ya cara bikin rajutan tapi dari barang bekas? pake rafia? #plaaak -__-. lalu kemudian saya menemukan sebuah artikel tentang daur ulang kaos yang kemudian dijadikan benang rajut. 

hah? serius?

iya, serius. dan proses nya pun ga susah. kalian cuma butuh satu kaos oblong *diusahakan warnanya satu, alias ga bermotif. tapi kalo mau yang motif an ya silakan. selain itu, alat yang dibutuhkan cuma penggaris sama gunting. kalo ane sih ga pake penggaris. ngukurnya pake insting ahaha



jadi pertama kalinya siapkan kaos oblong. karena saya adanya kaos kepanitiaan yang ga polos, jadilah saya pake itu haha. itu lengannya bolong karena kena cairan kimia di lab :3. nah, kaosnya dipotong bagian atas, tarik garis lurus antar perbatasan lengan, dan gunting. jadinya kotak kayak diatas.


Step kedua adalah, kaos tadi ditekuk jadi dua, kemudian di gunting seperti diatas. jangan sampai putus atasnya. kalau di tutorial lebarnya 2 cm, tapi saya ga ngukur. saya mengandalkan insting #plaaak


nah, jadinya kayak diatas kalo udah selesai 


kemudian yang bagian atas digunting sampai kepisah sama yang lain. satu sisi aja lho ya. yang sisi lainnya jangan di gunting dulu. jadinya pokoknya kayak diatas. 


nah, sisi yang lain/yang bawah kan masih menyatu. dibuka lipatannya, dan akan telihat seperti diatas. nah, step pertama dari yang terakhir ini adalah menggunting seperti di atas. iya, ngguntingnya miring kayak gitu. dan kemudian step kedua adalah digunting menurut garis yang saya bikin diatas. ga jelas, eh? yaudah saya kasih gambar yang bagusan dikit dari situs sebelah -_-


jelas kaaan maksudnyaaa~~ iyaaa poto saya emang jelek hiks :"""


dan kemudiaaaan step paling menyenangkan dimulai! yaitu menarik kain yang sudah dipotong tadi. jadinya kayak diatas muehehe. dan benang siap dipakai!!!


saya mau bikin keset, tapi ternyata sesuai dugaan saya, benangnya kurang :""""""""(. ya itu karena motongnya pake insting doang ga pake diukur-ukur segala myahaha. dan atau mungkin karena bahannya memang kurang #plaak

yak sudah berikut postingan saya tentang prinsip 3R Recycle dalam kehidupan crafting yang sedang saya ingin terapkan ini hoho. selamat mencoba, dan selamat berkarya ^ ^

Sabtu, 16 Agustus 2014

Memasak di Kos Yuk!

Sabtu, 16 Agustus 2014

Jadi anak kos itu belum tentu jadi anak jajan. Ngekos juga bisa melatih kemandirian, tinggal jauh dari orang tua itu artinya kita harus ngurusin diri sendiri.  Mulai dari jasmani sampai rohani, kita hampir terlepas banget dari peran orang tua. Nah, salah satu cara menjaga jasmani adalah mengatur makan. Selain bisa menghemat, mengatur makan juga berpengaruh sama kesehatan. Kalo jajan terus kan udah boros, bisa ketularan penyakit juga kalo tempat makannya ga higenis. Nah, buat teman-teman yang ngekos tapi pengen masak tapi alatnya terbatas pake banget karena pengen menghemat dan pengen lebih sehat –cieeh –ehm baiklah, karena saya baik hati *abaikan* saya akan berbagi tips-tips masak di kos khusus buat kalian-kalian. Check this out!!
HARUS ada rice cooker
rice cooker, barang wajib nih hoho
Seperti yang sudah pernah saya bahas di tips-tipsasik buat mahasiswa kosan, rice cooker adalah benda berharga *halah* bagi mahasiswa. Rice cooker bukan hanya bisa buat masak nasi, tapi bisa buat masak air, masak mi, numis, bahkan bikin roti. Ga percaya? Klik link ini buat tau masakan apa aja yang bisa dimasak pake rice cooker. Canggih kaan? Rice cooker memang bukan hanya ‘rice’ cooker saja ternyata :D

Ga ada kulkas, harus gimana?
Keknya kulkas adalah salah satu peralatan dapur wajib kalau dirumah untuk mengamankan bahan-bahan dari kebusukan. Nah kalau ga ada kulkas gimana? Gampang, beli lah bahan-bahan makanan seperlunya, jangan menumpuk bahan mentah yang mudah membusuk. Untuk bayangan saja sesuai pengalaman saya:
·      di suhu ruangan, telur bisa tahan dua minggu, wortel bisa tahan 5 hari, brokoli 3 hari, bawang tahan super lama, jagung 4 hari, kangkung atau bayam dua hari, tempe dua sampai tiga hari, dan sawi putih tiga hari.
·      Yang ga tahan lebih dari satu hari contohnya tahu dan daging (sapi/ayam). Saya ga pernah beli ayam karena saya ga pernah bikin kaldu ayam.
·      Untuk sosis, saya mengonsumsi sosis siap makan yang ga perlu disimpan di kulkas.

Alat yang diperlukan dan cara untuk menyiasatinya
Ga semua kosan ada dapurnya, jadi kalau pengen masak ya harus memakai alat seadanya. Kalau ga ada dapur, kompor listrik atau kompor gas kecil adalah alat yang hampir wajib dipunyai. Kalau mau pake rice cooker aja juga ga papa sebenarnya ga ada yang ngelarang #loh. Berikut siasat yang dapat dipraktekkan untuk minimasi alat dapur:
·      Yang pasti harus punya pisau, karena pisau adalah segalanya cieeh. pokoknya harus ada piso, titik. Ga bisa disiasati yang ini. Jangan coba-coba ngiris pake penggaris ato silet yak, apalagi pake kartu mahasiswa -___-
·      Selain pisau, panci sama Teflon juga disarankan punya. Kalo engga punya, terus masaknya pake apa dong ahaha.
·      Mau ngulek tapi ga ada ulekan? Kalo saya hamper ga pernah ngulek sih, kalo butuh banget ngulek buat bikin tumisan, saya parut bawang putih pake parutan keju ahaha. Kalau engga, di masukin ke plastik putih, terus diinjak *bercanda, di pukul pake ganggang pisau sampai hancur.
·      Buat ngaduk biasanya saya pake sendok biasa, bukan pakai sendok sayur.
·      Untuk talenan, saya biasanya beli plastik mika bening yang buat laporan itu, kemudian dijadikan alas untuk mengiris sesuatu. Lantai bersih, dan aman.

Bumbu apa saja yang harus ada?
Nah ini, saya akan berbagi bumbu yang bisa dibilang *wajib* untuk ada di kos. Catet, catet baik-baik!! *tiba-tiba belagu*
·      Garam
·      Gula
·      Kecap manis
·      Saus sambal
·      Bawang putih dan bawang merah *ini tahan lama banget kok, beli satu ons bisa tahan lima bulan
·      Saus tiram *beli yang sachet banyak yang jual kok
·      Kaldu bubuk
·      Merica bubuk, biar ga usah ngulek
·      Ketumbar, kalo butuh.
·      Udah. Eh, jangan lupa, minyak atau mentega juga ya~~

Bahan makanan yang bisa dimasak dengan cara sederhana
bahan-bahan yang sering saya beli dan saya makan muwohoho
Saya sih kalau masak ya itu-itu aja. Kalau bumbu udah ada, bahan makanan yang biasaya saya beli itu telur, brokoli, wortel, sawi putih, bayam, kangkung, tempe, dan akhir-akhir ini jagung. Yak benar, saya nulis ulang dari bahan-bahan berdasarkan ketahanan. Ya saya tau karena saya belinya itu-itu mulu dari dulu -___-. Oh ya, biasaya saya juga beli keju buat menambahkan rasa ke masakan. Masakan apa aja, karena saya suka keju muehehe.


Baiklah, mungkin hanya segini segelintir tips dari saya untuk kalian-kalian yang ingin masak di kosan. Di pos berikutnya saya akan coba pos resep sederhana yang bisa dibikin di kosan. See ya :D/

Senin, 03 Maret 2014

Tips-Tips Asik buat Anak Kosan

Senin, 03 Maret 2014
Halo halo halo, bertemu lagi dengan saya di awal Maret yang (semoga) indah ini :D. Jadi saya sebagai senior kosan *eh ya~~ karena udah hampir empat tahun ngekos, saya mau bagi-bagi tips asik buat yang mau ngekos, akan ngekos, berencara ngekos (sama semua maksudnya -_-) ataupun yang udah ngekos tapi butuh tips agak-agak ga jelas tapi bermanfaat, nah ini saya akan berbagi dengan kalian *taburbunga*. Yap, mari mulai meluncur ke tips-tips gaje tapi asik ini

Rice-cooker
Rice cooker adalah barang yang wajib punya. Yap. Bung kuker ini hebat kali! Bisa menghemat uang saku banget lho. Sekali makan kalo kita bikin nasi sendiri bisa hemat sekitar 2500 perak (kalo harga nasi nya aja 3000 biasanya di Bandung). Bung kuker ini selain bisa bikin nasi juga bisa buat jerang air, bikin mi instan, dan bikin bubur. ♥ . nah iya, benar, bagi yang belum tau, coba aja masukin air mentah ke mangkuk dalam secukupnya, terus teken tombol cook tunggu sampai air mendidih, lalu masukkan mi. kalo dirasa udah mateng mi nya, klik ke warm dan cabut kabelnya hoho.

Aluminium foil
Eh ngapain pake aluminium foil??? ._. yap yap sebenarnya aluminium foil ini punya guna super besar. Buat apa aja cobaa?
1. nyimpen keju. Ini buat yang kosannya ga ada kulkas. Kalo beli keju prochi* kan bungkus dalemnya plastik tuh, terus kalo dibiarin beberapa hari bisa jamuran plus semutan ga enak. Nah, bungkus pake aluminium yang rapat niscaya keju akan aman sentosa
2. nyetrika (baca: bakar) roti. Ahaha, saya dapat tips ini dari baca buku anak kos dodol, yang pengen bikin roti bakar tapi pake setrika. Nah, sebelum di setrika lebih baik di bungkus dulu pake alofoil ini biar lebih aman. Bisi setrika kita kenapa napa gegara kena selai roti yang belepotan kan -_-. Dan juga, hasilnya lebih bagus :3
3. jaga makanan tetap hangat dalam waktu 30 menit. Nah iya, roti bakar itu masih dibungkus alofoil, dibawa ke kampus dan masih anget :3. juga, sering bikin nasi kepal pake garam *karena ga punya uang buat makan* juga dibungkus onigiri ini, masih tetep anget dan enak :3
alofoil berjuta manfaat 

Tisu
Oke, selain buat ngelap ingus dan air mata, tisu juga punya kegunaan lain kok teman-teman. Punya gula di kosan? Udah ditutup rapet pake toples tetep juga masih ada semut yang masuk? Pengen biar semut ga masuk lagi??? tenang, pake aja tisu sebelum ditutup, dijamin semut ga akan masuk lagi :3 *lebih tepatnya ga bisa sih. Eh tapi ini ga berlaku buat toples dengan tutup berputar yaaa
gini nih contoh cara pake nya ♥
Air Deterjen
Nah, kalau saya biasanya make air sisa cucian *air deterjen* yang berbusa-busa itu buat ..... kosek kamarmandi!! iya lho, kalo kerak nya belum parah, air bekas cuci baju bisa dipake buat kosek kamar mandi. daripada beli porste* atau vix*l mending pake air detergen hoho. mayan menghemat uang juga kyaaan~~

Toples
Hweem, penggunaan toples buat anak kosan emang termasuk penting. kalau saya, untuk wadah beberapa barang seperti susu, kopi, dan cokelat bubuk, saya pakai bekas kemasan sereal koko krunch. 
ada tempat bekas beli seblak basah juga hohoho

wadah bekas selai juga jangan dibuang, karena bisa buat penampungan barang serbuk lainnya. Apa boleh semua kemasan yang ada tutupnya bisa buat nampung barang? hem, kalau saya sendiri memilih botol selai kaca, dan 'toples' plastik yang ada angka 5 nya di dalam segitiga, atau plastik PP karena plastik jenis ini aman dipake berulang kali untuk makanan. lihat aja di bawah kemasa pasti ada logo segitiganya. Kemasan yang saya pake lagi ya itu, kemasan mangkuk sereal koko krunch hoho. 

Kompor listrik
Ini bagi yang di kosan ga ada dapur, ga ada salahnya beli kompor listrik. Kenapa kompor listrik, bukan kompor yang ada gas kecilnya itu??? alasan pertama adalah lebih murah hohoho, dan yang kedua adalah lebih melegakan karena ga pake gas-gasan dan ga ada api (menurut saya lho ya) soalnya dipake di dalam kamar. Ini nasib sama di kosan saya, ga ada dapur. Dan masak pun di dalem kamar :”””D. Selain itu, kompor listrik juga melatih kesabaran karena matengnya lamaaaa dibandingkan kompor gas *ya iya lah*. Tapi keep calm aja. Kompor akan naik seratus delapan puluh derajat kemampuannya kalo kumparannya udah nyala semua. Jadi sabar hanya diperlukan saat menunggu semua kumparan kompor menyala :3.

Tips seru buat pake kompor listrik adalah JANGAN SEKALI-KALI PAKE WAJAN DIATAS 18 SENTI DIAMETERNYA *caps jeblok* biar cepet matengnyaaa. Itu buat goreng-goreng nya. kalo buat ngerebus sesuatu saya pake mangkuk aluminium gitu, diameternya juga saa 18 senti. Biasanya merk 555. kalo di supermarket mahal bet. Di pasar banyak yang Kw juga, cari sesuai kebutuhan :D

Yap mungkin segini dulu kali ya tips gaje nya. lain kali saya kasih resep gampang buat dibikin di kosan dengan alat seadanya :D bai bai ^ ^

Minggu, 01 April 2012

Galau Milih Jurusan?

Minggu, 01 April 2012
Yoa, kali ini saya akan membantu (atau malah menjerumuskan?) yang membutuhkan untuk memilih jurusan, hehe :vD

Kelas tiga eSeMA emang waktu paling galau sedunia untuk menentukan si ‘kecil’ ini. Gini gini saya juga ngalamin kelas tiga SMA loh #gananya#plaaakk

Pas kelas tiga SMA itu saya pernah galau jurusan, yang jurusannya akan saya sharing disini, yang mungkin bisa bikin kalian mantep milihnya atau malah nangis karena tambah bingung, heeheeee..

Oke kita mulaaaiii :D

Saya pernah galau milih jurusan ini, karena semua menarik dan semua menyenangkan :)

Arkeologi
Ya, arkeologi, semua yang berbau sejarah dan berbau purba-purba saya suka :3 #ketahuanterlambatberevolusi. Saking sukanya sama sejarah, sejak SMP niat masuk jurusan IPS pas SMA. Tapi kemudian keinginan ini perlahan memudar dan hilang samasekali karena IPS EKONOMI yang bikin *eeeuuuuuu* banget -_- hah. Padahal sukaa banget pas lihat profil tokoh di bobo ada arkeolog dan nemuin fosil-fosil gitu, pengen deh :D. Arkeolog itu selalu keren :)

Astronomi
Kalo mau masuk Astronomi berarti harus masuk ITB. OH NOOOO big BIG NOOOO masuk ITB!!!! (Tapi sekarang juga uda masuk ITB -_-). Tapi lihat bintang itu keyeen qaqaaa.... kalo kerja di boscha bisa ngga tidur karena terlalu senang, hidup di lembang bersama jutaan bintaanng *sparkling eyes

Tapi ternyata astronomi tak seindah yang kubayangkan. Passion ku cuma pengen ngeliat bintang doang, ga pengen ngitung jarak planet, black hole, alam semesta yang selalu berkembang, equinox... pasti banyak hal yang belum diketahui di sini, dan sangat menyenangkan. Tapi, urang ga kuat fisika, heu heu heu. SEMANGAT! Astronomi tetap keren dimataku :3

Kedokteran Hewan
Huyaaaa ini dia yang kalo uda lulus akan jadi pekerjaan yang paling menyenangkaaan karena saya suka binataanng :D. Tapi ngga boleh masuk jurusan ini sama ibu, dan satu kalimat itu jleb banget.
”Ntar kalo kamu suruh meriksa bab* gimana hayoooo,”
Krik krik krik

Kehutanan
”Apaaaa???”
Jeng jeng jeng jeeeenggg
Ibu saya syok pas saya mau milih jurusan ini karena ya inii, kehutanan. Emang apa salahnya kalau aku masuk kehutanan, mamah?
”Kamu udah item, kalau kerja nyusurin hutan lak yo tambah njliteng,”
Whateveeerr
Pengen masuk kehutanan karena prihatin sama keadaan hutan di Indonesia sekarang ini. Paru-paru bumi... pegasus, tolonglaah #eh
Yo, ditunggu orang-orang berdedikasi tinggi untuk masuk ke kehutanan :D

Teknik Informatika
Karena saya ngebet pengen jadi progammer cewek dan hacker cewek. Ngebet pengen masuk jurusan ini karena pengen nyaingin bapak, karena beliau terlalu pelit untuk mengajari saya ngehack#eh. Dan ternyata saya bersyukur ngga masuk ini karena bahasa pemrograman itu lumayan serupa dengan bahasa alien. Dan para sarjana informatika dan lulusan ini, semagat, anda sangat keren :D. Bye bye pascal, bye bye C++ hahahaha #evillaugh

Kedokteran Umum
Ini kayaknya ga usah dijelasin deh pasti kalo kalian kecil hampir semua jawab ini, dan alasannya ’pengen ngobatin orang lain, qaqa,’. Ini salah satu jurusan yang SUPER Populer. Dan saya dulu juga kepikiran mau masuk jurusan ini. Tapi saya sadar, passion saya bukan di sini, tapi lebih ke mencegah dari pada mengobati #eh, #gaketerimaUM #gadaftarpasSNMPTN #carihalauanlain

Teknik Lingkungan
Ini dia jurusan yang saya pilih sekarang :D/ yang dimana saya bisa tersenyum karena ternyata ini jurusan yang paling tepat untuk saya, dan ternyataaaaaa passion saya memang disini. Samasekali ga galau pas masuk FTSL, mantap masuk TL, ga mau ke Sipil dan KL (walau pernah goyah dikit sih, dikiiiiiiiiiiiiit banget tapi), daaan disini sangat menyenangkan :D. Padahal pas itu milihnya waktu-waktu kritis banget lah, kurang dari 24 jam sebelum ndaftar -_-#pliss jangan ditiru. Ya, pokoknya saya enjoy disini :)

Yo, yang diatas adalah jurusan-jurusan yang saya pengen masukin. Ini ceritaku, bagaimana ceritamu? Wanna share? ^_^
アイサ の ノート © 2014